Konfigurasi 4 Router Cisco Packet dengan IP Static

Berikut ini adalah beberapa langkah dalam konfigurasi 4 router di Cisco Packet Tracer, dengan IP Static. Untuk mengawali proses pengerjaan, susunlah terlebih dahulu struktur topologi jaringan yang akan di rancang
Double klik Router4. Matikan keadaan Router4, melalui tombol on/off. Pembaca dapat melihat tombol tersebut di bagian Physical Device View.
Masukan module PT-ROUTER-NM-1CE, kedalam port yang kosong, dengan mendragnya. Hidupkan kembali router4. Lakukan langkah yang sama untuk ketiga router berikutnya. Berikan koneksi dari Swicth0 menuju PC0 menggunakan kabel straight. Pembaca dapat menjumpai kabel tersebut di bagian panel bawah di icon Connections. Gunakan kabel yang sama untuk koneksi dari Swicth0 menuju Router4. Untuk koneksi antara router gunakan kabel Cross. Lakukan langkah yang sama pada ketiga router berikutnya
Perhatikan gambar di bawah ini untuk jenis Interface yang di gunakan
Double klik pada router4. Untuk mempermudah pekerjaan pilih metode langsung atau Config
Berikan IP address untuk FastEthernet0/0,FastEthernet 0/1, Ethernet 6/0 sesuai dengan gambar di atas.Posisikan status port dalam keadaaan ON. Lakukan yang sama pada ketiga Router berikutnya
Untuk Router5


Router6  


Router7

Setelah keempat router di berikan IP, warna kabel daripada cross dan straight akan berubah menjadi warna hijau, menandakan jalur komunikasi terhubung. Namun, jalur tersebut masih belum dapat digunakan karena masih memerlukan beberapa langkah konfigurasi.
Double klik pada PC0, berikan IP sesuai dengan ketentuan di bawah ini. Pembaca pada memberikan IP dalam tab Desktop, IP Configuration. Atau dapat di lihat di bawah ini

Untuk PC0
IP address: 192.168.7.1
Subnet Mask: 255.255.255.0
Gateway: 192.168.7.10

Untuk PC1
IP address: 192.168.7.2
Subnet Mask: 255.255.255.0
Gateway: 192.168.7.10

Untuk PC2
IP address: 192.168.11.1
Subnet Mask: 255.255.255.0
Gateway: 192.168.11.10

Untuk PC3
IP address: 192.168.11.2
Subnet Mask: 255.255.255.0
Gateway: 192.168.11.10

Untuk PC4
IP address: 172.168.1.1
Subnet Mask: 255.255.255.0
Gateway: 172.168.1.10

Untuk PC5
IP address: 172.168.1.2
Subnet Mask: 255.255.255.0
Gateway: 172.168.1.10

Untuk PC6
IP address: 10.0.0.1
Subnet Mask: 255.0.0.0
Gateway: 10.0.0.10

Untuk PC7
IP address: 10.0.0.2
Subnet Mask: 255.0.0.0
Gateway: 10.0.0.10

Setelah semua PC di berikan IP. Langkah selanjutnya adalah routing. Routing adalah metode pengenalan IP address dari setiap IP yang di miliki PC, agar dapat di lakukan konfigurasi oleh router.
Double klik pada Router4, pilih RIP. Masukan di dalam network 10.0.0.0. Klik tombol add.

Masukan secara beruntun IP berikutnya mengikuti gambar di bawah ini
Lakukan langkah yang sama ketiga router berikutnya,
Router5
Router6
Router7
Setelah di lakukan routing, keempat router telah terhubung dan mengenal satu sama lain. Lakukan tes message menggunakan tool yang berada di samping stage. Dan berikut adalah hasil dari tes koneksi 
Lakukan percobaan pada semua PC. Mungkin akan mendapatkan pesan failed, untuk pertama kali percobaan. Lakukan 2 kali pengiriman, maka pengiriman pesan akan sukses.
 

Post a Comment

0 Comments