Belajar Hak Akses dalam operasi Linux

Pada artikel sebelumnya kita telah membahas mengenai teks editor pada Linux.
Kali ini kita akan belajar memahami perintah-perintah dasar mengenai hak akses dalam Linux. Berbeda dengan artikel sebelumnya, hak akses butuh penjelasan dan fokus yang lebih daripada pembaca setia Lautan-it.

Hak akses dalam Linux sendiri diartikan dengan sebutan UGO (User Grup Other)
Terdapat 7 privilege dalam akses Linux
  1. X (Execute)
  2. W (Write)
  3. Wx (Write and Execute)
  4. R (Read)
  5. Rx (Read and Execute)
  6. Rw (Read and Write)
  7. Rwx (Read,Write and Execute)
Untuk dapat melihat lebih jelas kepemilikan dari sebuah file atau direktori, maka gunakan perintah ls (spasi) -l
Berikut adalah penjelasan daripada gambar diatas

Kolom pertama 

Merupakan jenis file dan perizinan yang mengikat file tersebut. Terdiri dari berbagai macam karakter
d = directory
- = file
I = Symbolic Link
s = Unix Domain Socket 
p = pape named
c = character device
b = block device
Sisanya menyangkut tentang perizinan seperti r,w, dan -. - menyatakan no permission

Kolom kedua

Menyatakan jumlah link yang merujuk pada file atau direktori tersebut

Kolom Ketiga

Menyatakan pemilik daripada file ataupun direktori.

Kolom Keempat 

Menyatakan grup pemilik daripada file ataupun direktori

Kolom Kelima

Menyatakan ukuran file dalam satuan bit

Kolom keenam, ketujuh dan kedelapan

Menyatakan bulan dan tanggal terakhir di akses.
Kolom yang terakhir atau kolom kesembilan menyatakan nama dari file atau direktori.

Terdapat 2 metode yang sering digunakan dalam peraturan hak akses dalam Linux, yaitu Simbolik dan Numerik. Perintah yang digunakan adalah chmod (change mode)

Metode Simbolik

Pertama : Pembaca harus memutuskan untuk mengatur akses ke user yang lain, misal   u(pengguna), g(group), o(others), atau ketiganya

Kedua : pembaca, bisa menggunakan simbol +(menambahkan izin), -(menghapus izin), =(menambahkan izin yang baru)

Ketiga : menentukan perizinannya, dengan menggunakan r, w, e, atau ketiganya

Contoh penulisan syntax Chmod (spasi) o+w  (spasi) nama_file. Artinya ubah mode dari sebuah file untuk semua user agar bisa di write

Metode Numerik

Standar umumnya meliputi 
4= r
2 = w
1 = x
0 = -.  semisal kita ingin mendapatkan hak akses Read Write dan Execute secara bersamaan, maka numeriknya menjadi
4 + 2 + 1 =7

Contoh penerapan syntaxnya adalah chmod (spasi) 755 (spasi) nama_file. Artinya ubah mode dari sebuah file untuk user dengan hak akses Read, Write, Execute, sedangkan untuk grup dan others hanya diberikan akses Read, dan Write
 
Kali ini admin akan memberikan pembelajaran extra terkait hak akses linux menggunakan 2 metode, so keep focus.
Gunakan perintah adduser (spasi) nama_user untuk membuat user baru. Misal admin menggunakan nama usernya praktik.
Masukan password sesuai dengan keinginan anda. Lakukan perpindahan user, dari root ke praktik, dengan menggunakan perintah su (spasi) praktik.
Terlihat user root berubah menjadi user praktik. Lakukan perintah nano (spasi) nama_file yang ada pada user root. Misal nano (spasi) file. Maka hasilnya akan seperti dibawah ini
User lautan-it (pemilik file) tidak mengizinkan user lain untuk dapat menulis didalam file yang bernama file. Seketika muncul sebuah pertanyaan ?
  1. Bagaimanakah user praktik atau user yang lain dapat memodifikasi file yang dibuat oleh user lautan-it?
  2. Bagaimanakah user lautan-it dapat mengatur pemberian hak akses sebuah file untuk user tertentu ?
  3. Apakah user root dapat memberikan kepemilikan hak akses file secara mutlak pada user yang lain?
Mari kita, mencoba menjawab pertanyaan nomor 1
 
Agar file dari user lautan-it, dapat di modifikasi oleh user-user yang lain, cukup dengan menganti privilege dari pada file tersebut dalam user lautan-it, cukup perhatikan gambar dibawah ini

Kita juga bisa menggunakan metode numerik, dengan perintah chmod (spasi) 755 (spasi) nama_file. Anda bisa mencobanya dan hasil nya akan seperti dibawah ini. Berhasil.
 
Jawaban nomor 2.
Kita dapat memberikan hak akses pada user tertentu dengan cara memasukkan user tersebut kedalam 1 grup yang sama. Karena user praktik telah memiki izin kedalam file daripada user lautan-it, buatlah terlebih dahulu user baru.  Admin membuat user baru dengan nama user2 dan juga menambahkan sebuah file bernama file2 dalam user lautan-it.

Ubah group pemilik pada file2 menjadi user2 dengan menggunakan perintah 
 
chgrp (spasi) nama_group (spasi) nama_file. 
 
Lakukan perintah didalam super user. Perintah yang digunakan untuk berpindah ke super user adalah sudo(spasi) su
Berikan hak akses pada group user2 menggunakan perintah 
chmod (spasi) 77 (spasi) nama_file
 
Jawaban no 3
Perintah yang digunakan adalah chown (spasi) tujuan_user (spasi) nama_file
Misal admin memindakan seluruh kepemilikan daripada file dari user lautan-it kepada user2

 
 

Post a Comment

0 Comments