Perintah Perintah Dasar Linux dan Penjelasannya

Linux adalah Sistem Operasi yang di kembangkan oleh seorang ahli dari Finlandia bernama Linus Torvalds. Pada awalnya, sistem operasi banyak menggunakan sistem CLI (Command Line Interface) dalam pengoperasiannya. Seiring berkembangnya zaman, Linux kini telah berganti  "kiblat" menjadi GUI (Graphics User Interface). Hampir seluruh jenis turunan Linux, dominan GUI. Namun, kita juga dapat merasakan sensasi Command melalui terminal atau pada Windows di sebut Command Prompt. Penulis akan memberikan sedikit penggambaran mengenai beberapa perintah dasar dari Linux, terutama Ubuntu.


Penulis menggunakan Ubuntu versi 10.04. Silahkan membaca mengakses terminal tepat pada ICON ubuntu, Accessories, terminal.
Untuk dapat masuk kedalam super user, maka cukup dengan menuliskan perintah sudo su
Sudo adalah perintah yang digunakan untuk memberikan perintah yang hanya bisa di lakukan di user root. Root juga dapat di lambangkan sebagai "\" .Sedangkan SU kependekkan dari Super User, untuk beralih kepada mode administrasi pengoperasian atau ke root. Pembaca keluar dari super user menggunakan perintah exit. 
Selanjutnya kita akan membahas tentang perintah LS. atau List yang sering di gunakan.
Perintah ini akan menampilkan isi dari sebuah directory.
Dari hasil perintah di atas dapat di ketahui, terdapat directory Dekstop, Downloads, Music, Public, Videos, Documents, examples.dekstop ( JENIS FILE bukan directory ), Pictures, Templates, dalam directory Lautan-it. Directory Lautan-it sendiri terdapat dalam directory home. Terdapat berbagai varian dari perintah LS, seperti di bawah ini.
Perintah Ls -l akan menampilkan secara detail mengenai sebuah direktori. Mulai dari privileges, user, group, nomor ID, tanggal, dan jam, dari sebuaah direktori. Namun ada kalanya seorang administrator ingin melihat semua isi dari direktori termasuk file yang bersifat hidden. Perintah Ls dan Ls -l tidak dapat di gunakan untuk keperluan tersebut. 
Sebagai contoh penulis membuat file yang bersifat hidden terlebih dahulu di dalam direktori documents, di direktori lautan-it. 
Klik Menu Places, pilih lokasi, lalu klik kanan pilih create documents, lalu tekan tombol ctrl+h untuk menjadikannya .hidden. 
Kembali pada terminal.  Untuk dapat berpindah direktori menuju, documents, lakukan perintah CD atau Change Directory.
Penulis akan melakukan percobaan menggunakan perintah Ls dan Ls -l, dan hasilnya
Tidak muncul, file hidden. Namun apabila di berikan perintah ls -al
Apabila ingin kembali pada direktori sebelumnya, cukup dengan perintah cd - atau cd ..
Perbedaaan keduanya adalah ;
 () cd -, perintah kembali pada direktori sebelumnya yang telah di kunjungi
 () cd ., perintah menuju direktori yang berada di atas direktori yang sedang di kunjungi.
 
Kita dapat menghapus layar dari txt menggunakan perintah Clear. Untuk tambahan, Perintah CD sangat berguna dalam management directory. 
Baca di sini untuk memahami Manajemen Directory 

 

Post a Comment

0 Comments