Sejarah Handphone Pertama Kali Di Dunia



Sebelumnya adanya handphone, orang-orang biasa berkomunikasi dengan menggunakan walkie –talkie.



Karena keterbasaaan yang amat tinggi, dan hanya bisa digunakan untuk berbicara dan mendengarkan secara bergantian atau disebut juga two way radio, para ilmuwan banyak tergerak untuk menciptakan sebuah teknologi baru saat itu.

Yang bisa melakukan 2 aktivitas, berbicara dan mendengar secara bersamaan.


Adalah Martin Cooper, seorang yang lahir pada 26 Desember 1928, di Chicago, membuat inovasi terbaru dalam dunia telekomunikasi, dan diberi nama dengan handphone.

Perlu di ketahui, bahwa perusahaan pertama kali yang mematenkan handphone, bukanlah Samsung maupun Apple, melainkan motorolla. Tepat pada 3 April 1973, Martin Cooper beserta tim divisinya membuat handphone model pertama yang diberi nama DynaTac.

Uniknya, panggilan pertama yang digunakan dengan handphone di tujukan kepada Dr. Joel S. Engel, kepala riset di Bell Labs, Amerika serikat, yang tidak lain adalah rival utama dalam bisnis telekomunikasi di negara adidaya tersebut. 
Cooper dengan bangga memamerkan penemuannya tersebut
Joel, I'm calling you from a 'real' cellular telephone, a portable handled telephone
Untuk bentuk dan ukurannya sendiri, jelas berbeda jauh dari jenis handphone jaman now. Bentuknya besar dan juga berat mencapai 1 kg. Lumayan juga untuk latihan barbel. Motorolla sendiri baru memasarkan penemuannya ke publik, tahun 1983, dengan nama Motorolla DynaTac 8000x.


Motorolla terus membuktikan eksistensinya saat itu, dengan memproduksi handphone yang lebih user friendly. Tahun 1990-an, Motorolla MicroTAC 9800x dengan bentuk yang lebih kecil, dengan model flip. Dengan berat mencapai 300 gram, dan daya baterai untuk 30 menit.

Sebuah penemuan yang luar biasa saat itu. Namun, eksisnya Motorolla, mulai tersaingi dengan datang Nokia perusahaan dari Finlandia Dan beberapa tahun berikutnya, Nokia sukses menggesar Motorolla dengan menempatkan produk keluarannya, yaitu Nokia seri 3210, sebagai handphone paling laris di dunia. Bila di bandingkan saat ini, handphone keluaran Motorolla sudah jarang ditemukan, begitu juga dengan Nokia.  

Namun Nokia kembali bangkit dengan Nokia 6 menggunakan OS Android.

 

Post a Comment

6 Comments