Dampak Besar Dari 50 Juta Data Facebook Yang Bocor Ke Publik


Hallo Sobat Lautan, kembali hadir pada artikel terbaru kami yang bertajuk "Dampak Besar Dari 50 Juta Data Facebook Yang Bocor Ke Publik". Simaklah ulasannya dengan seksama dibawah ini

Beberapa hari belakangan kita telah di kejutkan dengan berita tentang bocornya data dari Facebook. Pelaku utama dari pembocoran data ini adalah Cambridge Analytica, yang memanen sekitar 50 Juta data profil pengguna Facebook. Cambridge Analytica sendiri adalah perusahaan analisis data asal Inggris.

Dan Hebatnya lagi, Cambridge Analytica telah melakukan praktik ini semenjak tahun 2014. Data-data yang di peroleh, diproses sedemikian rupa sehingga dapat merancang perangkat lunak yang memiliki kemampuan memprediksi dan mempengaruhi warga Amerika Serikat, saat pemilihan presiden negara adidaya tersebut, pada tahun 2016. yang dimenangkan oleh Donald Trump.

 

Kebetulan saja, salah satu pemilik daripada CA (Cambrige Analytica) adalah Steve Bannon, anggota tim sukses Trump. Data-data yang dikumpulkan oleh CA sendiri meliputi identitas pengguna, jaringan pertemanan hingga like pengguna di Facebook. Memetakan kepribadian berdasarkan apa yang orang suka di Facebook. Informasi tersebut digunakan untuk strategi iklan digital.



Seperti yang kita ketahui, jika untuk meng-hack suatu sistem itu sangatlah susah, sedangkan untuk "meng-hack" orang itu sangatlah mudah. Adalah Aleksandr Kogan, yang telah membocorkan akses data facebook ke publik dan CA. Kogan sendiri mendapatkan akses data facebook saat berprofesi sebagai pengembang aplikasi pada 2007. Aplikasi tersebut bernama thisisyourdigitallife di Facebook. Dari Viva.co.id, diketahui bahwa Kogan telah menerima bayaran sekitar US$800.000.

Selain sosok Kogan, terdapat Christopher Wylie, atau yang akrab disapa dengan Wylie. Orang yang mengungkapkan pencurian data oleh CA. Ia bekerja di CA pada tahun 2014, dan diangkat sebagai kepala peneliti CA.



Masa kelam Wiley, berawal dari pertemuannya dengan Robert Mercer, milliarder asal AS dan juga Steve Bannon. Dalam pertemuannnya itu, Bannon membujuk Robert, agar mau berinvestasi. Perlu diketahui, bahwa RM (Robert Mercer) adalah sosok penting dibalik Brexit (Bristh Exit) pada tahun 2016. Pertemuan tersebut membuah hasil untuk CA, dengan mendapatkan dana segar sebesar 15 Juta Dollar.
Berlanjut pada tahun 2014, ia bertemu dengan Kogan di Universitas Cambridge, dan Kogan menawarkan aplikasi thisisyourdigitallife di Facebook.
Gampangnya, jika anda menggunakan aplikasi itu, saya tidak hanya bisa melihat profil anda saja, tapi juga teman-teman facebook anda sumber: kompas.com
 Wiley pun mengungkapkan kekesalannya
Saya menyesal terjerumus dalam skandal ini, saya menyesal. perkara itu jelas tidak etis karena anda memainkan psikologi semua negara bagian di AS tanpa mereka tahu dan mengerti sumber : kompas.com
Lantas apa saja dampak dari bocornya data ini ? sumber (kompas.com)
  • Saham Facebook Anjlok 6,77%, dan nilai valuasi turun hingga mencapai 36 milliar dolar AS
  • CEO Path, Dave Morin, berencana membongkar ulang aplikasi Path
  • Facebook memperketat perhatian lebih serta membatasi akses aplikasi ketiga pada profil pengguna seperti foto maupun alamat e-mail 
  • Badan Komisi Perdagangan Federal Amerika Serikat meminta penjelasan dari Facebook terkait insiden ini
  • Brian Acton, mantan pendiri WhatsApp, serukan di twitter untuk hapus Facebook
  • Head of Data Grab, Ainun Najib, akan mengamankan semaksimal mungkin sistem Grab
  • Justifikasi UU PDP(Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi), akan segera di percepat oleh Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara

Post a Comment

0 Comments