Mahasiswa UAD Ciptakan Alat Untuk Tuna Netra

Source Image : Instagram.com
Jogjakarta, tak henti-hentinya terus mencetak generasi-generasi muda yang bersinergi dan memiliki kemampuan yang mumpuni dibidang teknologi. Kali ini, perguruan tinggi swasta di Jogjakarta, Universitas Ahmad Dahlan, dengan 3 mahasiswanya membuat sebuah alat yang diberi nama Track Recorder To Determine Spot Coordinate Points For The Visually Impaired atau yang disingkat dengan REDER VIRED. Ketiga mahasiswa tersebut adalah Tofik Nurochman, Muhammad Iqbalul Faiq Hatta, dan Ibnu Atma Kusnadi. Ketiganya dibimbing langsung oleh Dosen pembimbing mereka, Bapak Son Ali Akbar, yang juga merupakan alumni Teknik Elektro angkatan 2008 dari Universitas Ahmad Dahlan.

Latar belakang penciptaan REDER VIRED adalah permasalahan kesenjangan sosial dan diskriminasi terhadap penyandang tuna netra dilingkungan sekitar.
Tunanetra merupakan seseorang yang memiliki hambatan dalam penglihatan atau tidak berfungsinya indra penglihatan. Para penyandang tunanetra biasanya akan susah dalam mengenali lingkungan serta kesulitan dalam melakukan berbagai aktifitas dalam kesehariannya. Salah satu masalah yang sering dihadapi para penyandang tunanetra yaitu proses mobilitas. Mereka susah dalam mengenali jalan, mengenali fasilitas-fasilitas umum, dan banyak yang tersesat, atau tidak bisa mengenali jalan pulang ketika sudah melakukan perjalanan
Untuk itulah REDER VIRED diciptakan. REDER VIRED adalah alat yang membantu para penyandang tuna netra agar tidak tersesat di perjalanan. REDER VIRED memanfaatkan data-data daripada koordinat GPS untuk dikirim kedalam bentuk sms ke saudara atau kerabat melalui smartphone. Dengan data-data tersebut, lokasi tuna netra dapat langsung dicari pada aplikasi Google Map. Google Map akan menunjukkan arah menuju lokasi tuna netra.

Seperti melanjutkan pendahulunya (untuk membantu tuna netra), Bapak Son Ali Akbar, juga pernah membuat alat (topi) penunjuk arah bagi tuna netra. Hebatnya, alat tersebut berhasil membuat beliau memenangkan lomba yang digelar oleh Kementrian Riset dan Teknologi dengan Masyarakat Peduli Industri Kecil Indonesia tingkat Provinsi DIY, pada tahun 2012.


Pantengin terus, lautan-it dan temukan hal-hal menarik seputar dunia IT didalamnya. Ingin belajar pemrograman website dari dasarnya ? HTML, CSS, JavaScript, dan PHP ? coba kunjungi situs kami www.mahasiswacoding.com

Post a Comment

0 Comments