Perkembangan Terbaru Artificial Intelligence Di Dunia IT dan Game



Hallo Sobat Lautan, kembali hadir pada artikel terbaru kami yang berjudul "Perkembangan Terbaru Artificial Intellegence Di Dunia IT dan Game"

Apa itu AI
bagi anda pembaca setia daripada Lautan-It.com, AI pernah kita pelajari bersama dalam sebuah artikel yang bertajuk "Mengenal Lebih Dekat AI Tech dan Penerapannya". Secara sederhana, kita dapat mengartikan AI sebagai teknologi yang dirancang sedemikian rupa sehingga memiliki tingkat kejeniusan seperti manusia, atau bahkan melebihi.

Perkembangan dari AI sendiri, tidak pernah lepas dari dua hal, yaitu pro dan kontra.  
Elon Musk, pemimpin salah satu perusahaan teknologi, dan sekaligus dijuluki sebagai The Real Iron Man, menyatakan keprihatinannya. Seperti yang didapatkan dari Okezone.com, Elon Musk menyatakan dirinya takut bahwa AI-lah yang akan membawa kembali "Zaman Gelap" ke umat manusia. Hal inilah membuat dirinya, menginginkan adanya sebuah regulasi yang tepat mengenai peraturan AI.
Ini adalah kasus yang memiki bahaya sangat serius kepada masyarakat, karena itu, perlu ada badan masyarakat yang memiliki kesadaran untuk memastikan bahwa semua pihak mengembangkan AI dengan aman, ini sangat penting sumber Okezone.com
Perlu diketahui bahwa Elon Musk, adalah seseorang yang berada dibalik teknologi-teknologi canggih terkemuka yang ada didunia, layaknya mobil Tesla, transportasi cepat Hyperloop, pabrik Gigafactory, Space X, dan lain-lain.

Elon Musk, Pendiri dari Tesla dan PayPal
Meskipun demikian, kekhawatiran dari Elon Musk ini tidak mengurangi perkembangan AI yang terus menanjak. Terbukti dengan adanya gebrakan dari Microsoft, yang akhirnya menemukan formula yang pas, untuk pertemuan antara big data, ubiquitous, dan cloud computing. Jepang misalnya, Microsoft telah bekerja sama dengan agen perjalanan JTB Corp dan perusahaan navigasi NAVITIME Co membantu para wisatawan di Jepang untuk menemukan jalan dengan mudah. Terhitung, setiap tahunnya, Jepang memilliki 28 juta pengunjung.

Microsoft Termasuk Dalam Jajaran Perusahaan Teknologi Terbesar Dunia
Lantas bagaimana AI di Indonesia ?. Microsoft telah melakukan kerja sama dengan Line, dengan mengembangkan cognitive AI technology berupa seorang gadis sekolah bernama Rinna. Hingga hari ini Rinna telah banyak "menjalin" hubungan emosional dengan hampir 1,6 juta penduduk Indonesia. Percakapan Rinna sendiri didominasi tentang saran kegiatan yang akan dilakukan hari ini atau besok, pertanyaan seputar dunia game.

Tidak hanya melulu soal bisnis, AI juga dikembangkan untuk kepentingan dunia game. Produsen game ternama EA, melalui divisi Search For Extraordinary Experiences Division (SEED), melatih AI untuk bermain game perang BattleField 1
AI dilatih dengan berbagai macam kemampuan dasar dari game tersebut, seperti mengisi kembali senjata dan menggunkan alat penyembuh. Penggunaan AI dalam game ini, bertujuan untuk memahami pola serangan yang dilancarkan oleh musuh.
 
BattleField 1, termasuk kedalam Game yang penuh dengan Sejarah Unik
Direktur Teknik SEED, Magnus Nordin mengatakan bahwa, ketertarikannya terhadap AI, berawal dari DeepMind yang mengajarkan dirinya sendiri untuk bermain game-game Atari, tahun 2015

Ingin berbelanja barang online ?? Coba disini!!
https://shopee.co.id/bambu_runcing 
Jangan lupa untuk Follow Ig kami di sini

Post a Comment

0 Comments