Subscribe
for our all latest news and updates



Home » » Artificial Intelligence For Smart Campus

Artificial Intelligence For Smart Campus


Hallo Sobat Lautan, kembali hadir pada artikel terbaru kami yang bertajuk, "Artificial Intelligence For Smart Campus"
Seperti yang kita ketahui bersama bahwa, Artificial Intelligence merupakan teknologi canggih yang diciptakan sedemikian rupa sehingga memiliki kecerdasan layaknya manusia. Memang pergerakan teknologi belumlah seperti 2 teknologi sebelumunya, yang sudah lama booming. Mobile Applications dan Web Application
Namun tak bisa dipungkiri juga bahwa, AI telah banyak mengubah aktivitas manusia dimulai dari tugas sehari-hari. Ya, contoh dari penerapan AI dapat dilihat dialam kehidupan nyata kita, seperti halnya penggunaan Siri, Google Assistant, ataupun penciptaan robot wartawan yang ada di Jepang, Erika yang diciptakan oleh Prof.Hiroshi Ishiguro.
Erika dan Penciptanya
AI, telah merambat ke berbagai bidang, namun tidak pada sistem pendidikan. Mungkin hanya masalah waktu saja, AI dapat merambat dalam dunia pendidikan.
Berikut ini adalah 5 Alasan Kenapa AI dapat membentuk smart campus, dari penelitian yang dilakukan oleh Professor Of Computer Science And Provost/CEO/PVC, University Of Nottingham, Graham Kendall dan Associate Professor, University Of Reading, Nafis Alam
  • Personalised Learning
Algoritma AI dapat digunakan kedalam Universitas untuk kegiatan personalise learning dan penyediaan konten yang sesuaikan untuk mempercepat kebutuhan pemahaman pelajar. 
Penelitian yang dilakukan oleh 2 orang ini, didasari oleh observasi yang dimiliki seseorang dengan karakter yang berbeda, cenderung memiliki bakat, keterampilan, dan orientasi yang berbeda atau bahasa kerennya, anti mainstream, ketika masuk kedalam lingkungan pembelajaran yang sama. 
Dengan AI, Universitas dapat lebih leluasa untuk mengembangkan serta mendapatkan sebuah platform yang cocok untuk pembelajaran yang dapat dipersonalisasi, adaptif, serta mengakui adanya keragaman dari ekosistem pembelajaran, akan menjadikan sebuah universitas untuk bergerak maju menjauh dari model tradisional, atau sistem kebanyakan yaitu " Satu Panduan Modul Untuk Semua".
Dengan demikian, seorang pengajar akan dilengkapi dengan data informasi yang dapat dibutuhkan untuk analisis dan kebutuhan yang diperlukan individu. Dan secara otomatis dapat menyesuaikan gaya dan kecepatan belajar untuk setiap pelajar tertentu.
  • Belajar DiMana Kamu Mau
Dengan adanya pengembangan AI d sekitar lingkungan universitas, memungkinkan pelajar untuk dapat belajar dimanapun mereka mau, kapan mereka mau, dan dengan paltform apa yang mereka inginkan. Ini seperti, metode pengiriman pembelajaran dengan menggunakan tablet ataupun smartphone. Dengan adanya konsep AI di Universitas, dapat membantu pengajar untuk menjuhi sistem pendidikan dengan peraturan ruang kelas yang tradisional, ke gaya yang lebih interaktif. Dari penelitian yang dilakukan oleh 2 orang professor diatas, sebuah ruang kelas "pintar" modren sekarang umumnya dilengkapi dengan meja bundar, laptop, monitor layar datar, proyektor ganda, dan papan tulis. AI dibidang ini juga akan mendukung lebih banyak pembelajaran face to face & online.
  • IoT Didalam Kampus
Internet of Things, juga memiliki potensial yang besar untuk membawa kampus menuju kelas yang pintar untuk bekerja dan belajar. Pada intinya kita dapat mengartikan bahwa IoT, adalah sebuah teknologi yang dapat semua devices untuk tersambung kedalam internet dan membiarkan mereka untuk saling berbicara satu sama lain.
Kelas pintar akan menambahkan pengalaman belajar kepada mahasiswa (ganti pelajar menjadi mahasiswa). Dengan adanya IoT dalam kelas, tentunya akan memperkuat alasan yang pertama. IoT juga akan membantu dalam me-monitoring kehadiran dan ujian daripada mahasiswa itu sendiri
IoT, juga dapat mengadopsi sistem monitoring otomatis dan kontrol terhadap seluruh fasilitas yang ada, seperti monitoring halaman parkir, alarm gedung, penggunaan ruangan terkait itu suhu dan pencahayaan, secara mudah. (Ya, contoh sederhana seperti lampu yang dapat menyesuaikan pencahayaan, dengan kondisi orang-orang yang berada didalamnnya)
  • Mampu Memberikan Pelayanan Yang Terbaik
Percayakah kamu?, dengan adanya kampus yang menggunakan sistem AI, yang dapat menghemat pembiayaan dan menambah tingkat pelayanan.
Ambil saja contoh yang dari Negara Sebelah, Australia, Daekin University, yang telah menggunakan superkomputer "Watson" buatan IBM. Watson berfungsi untuk mereplasikasi kemampuan manusia untuk menjawab pertanyaan. Watson membutuhkan penggunaan sekitar 90 server dengan database lebih dari 200 juta dan diprose dengan enam juta logika protokol. Tujuan daripada Universitas Daekin tidak lain adalah untuk menciptakan layanan konsultsi pelajar online 24/7. DaekinSync memungkinkan siswa untuk mengajukan pertanyaan dan menerima jawaban online secara instan, mudah, dan cepat.
  • Meningkatkan Performa Pengawasan
Selain IoT, terdapat juga inovasi dari perpaduan dengan teknologi Blockchain. Blockchain erat hubungan dengan bitcoin, dan Satoshi Nakamoto. Lalu apa sih itu Blockchain ?
Blockchain adalah buku digital tranksaksi keuangan yang tidak dapat dipulihkan, tetapi dapat diprogram untuk mencatat bukan hanya tranksaksi keuangan, tetapi seluruh yang bernilai, Don & Alex Tapscoot, penulis Blockchain Revolution
Dengan adanya dimensi ini akan membantu, bagaimana sebuah universitas di operasiklan, sebagai intuisi pendidikan tinggi menggunakan teknologi otomatis yang menerima dan mentransfer data kredit.

Berpotensi untuk membuka potensi peluang belajar lewat universitas. Block chains dapat digunakan untuk mencatat pendaftaran dan pencatatan dari kegiatan-kegiatan intelektual yang membutuhkan hak cipta, seperti halnya penelitian ilmiah. Hak cipta dapat dapat disahkan pada tanggal publikasi dan kemudian digunakan kembali untuk dapat dilacak hasil penelitian tersebut. Tentunya ini akan mendorong universitas untuk lebih menghargai dampak nyata dari suatu penelitian akademis

Hmm... Ternyata AI bukannlah sesuatu yang ditakutkan ya, malah menguntungkan. Tapi Mengapa Ya. Elon Musk beranggapan bahwa Teknologi AI Lebih berbahaya ketimbang senjata nuklir. Entalah, tapi lautan punya pertanyaan untuk kamu-kamu sekalian, sudah kampus mu menerapkan platform AI dalam sistem pembelajarannya ?

Jika belum,marilah untuk  berpikir positif, bahwa engkau adalah yang layak disebut sebagai teknologi "AI" yang sesungguhnya, dimanapun kamu berada ;)

Thanks for reading & sharing LAUTAN-IT

Previous
« Prev Post

0 Comments:

Post a Comment

Ngiklan? Sini Aja

Ngiklan? Sini Aja
Hubungi Kontak Kami