Sejarah Email Dan Isi Pesan Email Pertama Kali Didunia


Halo Sobat Lautan, semoga sehat selalu ya, terutama untuk kamu, iya kamu ;). Ehehek

Kali ini Lautan akan membahas tentang sejarah daripada email. Seperti yang kita ketahui, kepanjangan dari email adalah eletronic mail, atau dapat dikatakan pengiriman surat melalui jaringan komputer. Bila pada jaman dulu, kegiatan surat menyurat, identik dengan Pak Pos, maka tidak diera digital sekarang ini. Yang paling merasakan jaman Pak Pos, ya jaman-jaman Bapak dan Ibu kita dulu, ehehek..

Sebenarnya, email telah pertama kali diperkenalkan pada tahun 1960-an. Mengapa bapak dan ibu kita, Lautan katakan masih akrab dengan Pak Pos. Pada saat itu, internet belumlah terbentuk, email hanyalah sebuah sistem yang dapat berjalan dari kumpulan mainframe yang terbentuk sebagai jaringan. 
Mulai tahun 1980-an, barulah email dapat terintegrasi dengan sistem internet. Jaman duu, mungkin kita akan akrab dengan penggunaan mailbox. Tapi sekarang ??


Dan taukah anda, internet baru booming di Indonesia pada tahun 90an akhir. Kemajuan teknologi ini, juga menjadikan jasa kirim surat, hampir dapat dikatakan punah.

Konsep email pertama kali diciptakan oleh Ray Tomlinson pada akhir 1971, yang saat itu bekerja di Bolt Beranek and Newman "BBN" miliknya lembaga pertahanan dari negara Adidaya Amerika. 


Eksperimen pertama dari Ray, dillakukan dikomputer yang bernama SNDMSG, komputer yang dipakai bersama-sama. 
Eksperimennya berlanjut dengan menggunakan protokol CYPNET, menggunakan jaringan ARPAnet. Eksperimen tersebutlah yang menjadi awal mula terciptanya email. Pesan yang pertama kali ditulis adalah QWERTYUIOP. Apabila anda memahaminya dengan baik, huruf-huruf diatas adalah tatanan keyboard standard, yaitu Qwerty


Ray sendiri dijuluki sebagai Bapak dari Internet, juga telah memperkenalkan icon [@] sebagai lambang untuk menunjukkan at atau yang lebih tepat kata "pada". Email terus mengalami perkembangan yang pesat
Pada tahun 1974, email mengalami perbaikan percepatan dan setahun berselang, email telah memiliki pengontrolan akses yang dilakukan dengan memberikan nama pengguna dan sandi, atau autentifikasi. Sudah terdapat kotak masuk dan kotak keluar, pada tahun 1972, atau lebih tepatnya penggunaan FTP (File Transfer Protocol). 
Tahun 1976, barulah email dapat dikomersilkan pada khalayak umum, dengan menawarkan pemakaian paket komersial dan biaya per-menit bagi pengguna. 

Namun seiring perkembangannya waktu, kelemahan daripada FTP tak dapat ditolerir lagi. Penggunaan pemisahan pesan, menjadikan memori yang digunakan lebih banyak. Hal ini mendorong, para ahli untuk menciptakan protokol mail baru dengan nama SMTP (Simple Mail Transfer Protocol), diawal tahun 1980-an.


Tidak seperti harapan, awal penciptaan SMTP mengalami kegagalan, terutama untuk verifikasi keaslian pengguna. Berbagai macam gangguan seperti virus, vorm, dan spammer mulai menjangkiti protokol SMTP. Namun tidak dengan seiring perkembangannya. 

Didalam email, kita juga akan menemukan istillah POP. Apa itu POP ? POP (Post Office Protocol) adalah standar email yang digunakan untuk menerima pesan. 
Dengan protokol ini, client dapat mengambil pesan dari server e-mail, tentu saja menggunakan koneksi internet. 
Untuk sekarang POP telah mencapai versi ke-3, POP3. Sama halnya seperti protokol SMTP diawal penggunaan, POP juga memiliki kekurangan, terutama, tidak bisa support pengambilan pesan secara offline. Hal ini telah ditutupi dengan adanya aplikasi IMAP (Internet Message Access Protocol). 

Email sering digunakan dalam kegiatan marketing, namun sering kali penggunaan email untuk marketing, justru menjadi spam. 
Dan taukah kamu, spam pertama kali dilakukan oleh karyawan DEC (Digital Equipment Corporation) menggunakan aplikasi SNDMSG. Karyawan tersebut mengirimkan email hampir kepada 400 pengguna ARPAnet.

Untuk menghindari adanya spam, ada baiknya kita mempelajari tentang etika-etika dalam mengirimkan email

  • Tidak mengirimkan attachment yang terlalu besar, karena tidak semua orang memiliki akses internet yang cepat, dan apabila melebihi kapasitas memori dari penerima, pesan attachment akan diblok oleh mailserver pengguna
  • Berpikir 2 kali sebelum meneruskan pesan kepada orang lain
  • Selalu mengisi kolom subjek
  • Gunakan bahasa dan kata yang sopan santun, dan mudah dimengerti
Untuk jenisnya sendiri, email terbagi atas 3 bagian, yaitu POP email, Email Forwarding, dan Email Berbasis Web. 

POP email, layanan email mirip dengan layanan email seperti yang didapatkan dari ISP. Kekurangan dari POP email, yaitu hanya dapat beroperasi ketika online, telah ditutupi oleh IMAP

Email Forwarding, adalah layanan email yang memungkinkan anda untuk menyembunyikan alamat email yang sesungguhnya

Email Berbasis Web, contohnya seperti Gmail, anda dapat mengaksesnya apabila dalam keadaan online, namun tidak untuk keadaan offline

Post a Comment

0 Comments