Subscribe
for our all latest news and updates



Home » , , » Belajar CSS Dari Dasar

Belajar CSS Dari Dasar


Halo Sobat Lautan, semoga dalam keadaan sehat ya, apalagi buat kamu, iya kamu :)

Setelah sebelumnya kita mempelajari tentang HTML, terutama mempelajari tentang text element. Sebelum kita mengenal lebih dalam tentang cara penulisan daripada CSS. Ada baiknya kita mengenal terlebih dahulu, apa itu CSS ?. 

https://www.istardevelopers.in/
CSS, cascading style sheet, adalah bahasa pemrograman web yang dapat memungkinkan anda untuk memberikan "gaya" pada struktur HTML yang telah dibuat, termasuk kedalam bahasa pemrograman tinggi atau High Level Programming, karena bahasanya yang sudah hampir mirip dengan bahasa manusia. 
Bersamaan dengan HTML, dan PHP, CSS menjadi bahasa website yang wajib dipelajari, apabila ingin menjadi web designer atau web developer. 
Anda dapat mempelajari perbedaan lengkapnya disini, perbedaan web designer dan web developer. 

Dalam penulisan skrip CSS, terdapat 3 cara, yaitu Inline Style CSS, Internal Style CSS, Exsternal CSS Style. Kita akan mempelajari perbedaan ketiganya dengan rinci.

Inline Style CSS

Dalam penulisannya, inline CSS hanya cukup menggabungkan style menjadi atribut untuk tag yang hendak diberikan gaya. Seperti contoh dari gambar dibawah ini. 

Source www.mahasiswacoding.com

Dari gambar diatas, kita dapat memahami beberapa aturan baku yang dimiliki, diantaranya
  • Style dituliskan sebagai atribut dari sebuah tag
  • Tanda = digunakan setelah atribut style untuk dekripsi property yang ingin diubah
  • Memberikan tanda kutip sebelum property
  • Menuliskan nama property yang ingin diubah
  • Menuliskan : serta memberikan value untuk property tersebut
  • Akhiri dengan tanda kutip dan tutup dengan tanda >
Apabila anda ingin, menambahkan property yang ingin diubah dari suatu tag, cukup pahami gambar yang ada dibawah ini.

Source www.mahasiswacoding.com

Internal Style CSS

Sebenar penulisan CSS dengan gaya inline, sangat jarang digunakan oleh mereka programmer-programmer website kelas tinggi. Programmer sering kali menggunakan Internal dan Eksternal Style, dalam penulisan skrip mereka. Berikut ini adalah contoh dari internal style

Source www.mahasiswacoding.com
Cara penulisannya, sebagai berikut;
  • Diawali dengan penulisan tag style
  • Setelah mendefinisikan tag yang akan diberikan gaya
  • Menuliskan karakter atau lambang {
  • Menuliskan nama property dari tag yang hendak diubah
  • Memberikan value untuk property dari tag tersebut
  • Memberikan tanda ; dan } sebagai akhir
  • Berikan tanda tag penutup </style>

Anda dapat memahaminya lebih mudah dengan melihat gambar dibawah ini.

Source www.mahasiswacoding.com

External Style CSS

Berbeda dengan 2 penulisan sebelumnya, eksternal memerlukan file yang memanggil dan file yang dipanggil. 
Dan kita akan dapat memanggil file tersebut didalam file pemanggil dengan menaruh alamat daripada file CSS tepat didalam atribut href didalam tag link dan tentu saja file yang dipanggil berextension CSS. Untuk mempermudah memahami pernyataan ini, perhatikan gambar dibawah ini. Mula kita buat script sederhana CSS, dengan model penulisannya internal style

Source www.mahasiswacoding.com
Simpan file tersebut kedalam folder yang sama, dengan file yang memanggil. 
Berikut adalah contoh skrip memanggilnya

Source www.mahasiswacoding.com

Dan hasilnya sebagai berikut;


Mudah bukan ?, 
Nantikan terus lautan-it, materi pemrograman website akan diupload berskala dan up to date dengan materi yang bertahap dari dasar, cocok untuk anda pemula yang ingin belajar

Thanks for reading & sharing LAUTAN-IT

Previous
« Prev Post

0 Comments:

Post a Comment

Ngiklan? Sini Aja

Ngiklan? Sini Aja
Hubungi Kontak Kami