Sejarah Asal Muasal Kata Cloud Computing - Lengkap


Halo Sobat Lautan, kali ini kita akan membahas tentang salah satu teknologi terbarukan yang sering digunakan untuk perkembangan bisnis Information Technology management, Cloud Computing
Pembahasan Cloud Computing, berfokus pada sejarah munculnya Cloud Computing. Mari simak baik-baik ulasan lengkap dibawah ini.


Apa yang pertama kali anda pikirkan ketika mendengar kata Cloud Computing ? Jujur saja, jika Lautan langsung teringat dengan seorang pebisnis hebat dari negeri tirai bambu, yaitu Jack Ma, dengan teknologinya Alibaba Cloud. Seseorang yang Lautan kenal dengan quote-nya yang terkenal, yaitu ;
Ketika kamu miskin, belum sukses, semua kata-kata bijakmu terdengar seperti kentut. Tapi ketika kamu kaya dan sukses, kentutmu terdengar sangat bijak dan menginspirasi
Saat ini, AliBaba sedang bersaing ketat dengan marketplace terbesar lainnya, seperti Amazon. 2 tahun sebelumnya, tepatnya pada tahun 2016, misalnya Amazon sukses merajai pasar, dengan penghasilan mencapai $136 milliar atau meningkat pesat sekitar 27% dari tahun sebelumnya. 
Walaupun begitu, AliBaba juga mengalami perkembangan yang sangat pesat, berkembang 56% dari tahun sebelumnya. 
Berdasarkan sebuah artikel dari website Kumparan.com, AliBaba unggul dalam hal cakupan luas dalam target pemasaran.

Baik AliBaba maupun Amazon, adalah bisnis teknologi berbasis Cloud Computing. Lantas apa itu Cloud Computing. Apakah penggunaan komputer diatas awan ? Tentu saja tidak ya. Awan dalam kata tersebut mewakili arti sebagai internet. 
Jadi secara bahasa Cloud Computing adalah Komputasi Awan, sedangkan secara istillah Cloud Computing adalah gabungan pemanfaatan teknologi komputer dan pengembangan berbasis pada "awan" (internet).

Teknologi Cloud Computing sendiri muncul dari hasil evolusi secara bertahap beberapa terminologi sebelumnya. Sebut saja, virtualisasi, grid computing, ASP, dan juga Software as a Service (SaaS). Konsep utamanya adalah mengabungkan beberapa titik komputasisasi dalam satu jaringan yang sama bersifat global. 


John McCarthy, seorang ahli/pakar IT dari MIT, memberikan sebuah gagasan sederhana mengenai pemikirannya terhadap Cloud Computing, bahwa Cloud Computing adalah sistem yang sangat-sangat bergantung pada internet, dan perhitungan dalam perusahaan dapat diatur sebagai utilitas publik. Kita tidak dapat menyebutnya sebagai IoT, Karena kedua hal tersebut, sangatlah berbeda karakter. 
Karakter yang dimiliki oleh Cloud Computing sendiri terdiri atas 5 bagian utama, yaitu;
  1. On-Demind Self-Services
  2. Broad Network Access
  3. Resource Polling
  4. Rapid Elatiscity
  5. Measured Services
Anda dapat membaca lebih lanjut terkait keterangan 5 karakter tersebut disini > Mengenal Cloud Computing untuk perkembangan bisnis

Awal mula dari perkembangan pesat Cloud Computing, berada pada tahun 1999, dengan pemeran utama yang muncul saat itu, storage,salesforce.com. Situs yang bertindak sebagai pencetus pertama aplikasi perusahaan yang dijalankan melalui koneksi Internet. 
Disusul oleh Amazon, pada tahun 2006 berbasis pada teknologi Elastic Compute Cloud.

Teknologi yang dimiliki oleh Amazon tersebut memungkinkan, situs layanan web yang bisa dikomersialkan dan memungkinkan untuk beberapa perusahaan kecil ataupun besar, untuk menyewa komputer atau server, dengan tujuan utama, yaitu menjalankan setiap aplikasi yang perusahaan tersebut miliki untuk keperluan bisnis
Salah satu bukti perkembangan lain dari Cloud Computing, adalah akrabnya nama Google Apps, dengan lebih lima juta organisasi, termasuk 60% perusahaan-perusahaan Fortune 500 menggunakannya. Google Apps sendiri tercipta pada tahun 2009. 
Tahun 2011, tepatnya pada tanggal 11 Maret, salah satu perusahaan perangkat hardware terbesar didunia, yakni IBM (Internatioanl Business Machine) mengumumkan teknologi CloudCompting-nya dengan nama SmartCloud. Sebuah Cloud Computing untuk kerangka IBM Smarter Planet

Ada beberapa poin penting yang harus dicatat, diantaranya;

Tahun 1960

"Suatu hari nanti, komputasi akan menjadi insfraktuktur publik sepertinya listrik dan telepon". Kalimat ini menjadi ide awalnya terbentuk Cloud Computing. Dan salah satu dari banyak pengembang ide tersebut adalah John McCarthy, Pakar Komputasi dan AI dari MIT

Tahun 1995

Larry Ellisson, pendiri daripada Oracle, mengatakan bahwa konsep ini, memiliki kesan menyindir kepada perusahaan Microsoft saat itu, bahwa kita tidak harus meng-install berbagai macam software pada pengguna, cukup dengan koneksi server dengan data-data berbagai kebutuhan PC pengguna. 
Namun, perkembangan Cloud Computing saat inipun belumlah booming-booming amat. Karena belum adanya perangkat yang support. Masih didominasi oleh generasi komputer yang ketiga yaitu PC. Anda bisa membaca sejarah sebelumnya di Sejarah Perkembangan Komputer Generasi 1-5-Beserta Ciri-cirinya

Masa Akhir 90 dan Awal Millenium

Lahirnya konsep ASP (Application Service Provider) pada akhir tahun 90an, Dan tepat pada masa awal tahun 2000an, terdapat salesforce.com.
Perangkat lunak CRM dengan basis utamanya adalah SaaS. Pencetusnya adalah Marc Benioff, mantan wakil presiden perusahaan Oracle

Sekarang

Perkembangan teknologi Cloud Computing tak bisa dipandang sebelah mata, Bahkan jika anda tau, Cloud Computing sendiri, sudah menjadi mata kuliah dikampus biru, Universitas Gajah Mada, mulai pada tahun 2017

Cara Kerja Cloud Computing

Pada dasarnya kita dapat melakukan Cloud Computing pada setiap jenis dari luas jangkauan yang di tempuh, internet, baik itu intranet, extranet, maupun internet. 
Intinya menggabungkan klien atau agen, untuk terhubung menuju portal aplikasi daripada penyedia layanan Cloud Computing tersebut, dengan protokol yang bermacam-macam pula

Post a Comment

0 Comments