Sejarah Hukum Moore dan Penjelasannya diMasa Kini


Halo Sobat Lautan, kembali hadir dengan bersama kalian semua, dengan membawakan artikel menarik seputar sejarah dunia teknologi. 
Kita akan membahas sejarah teknologi yang mampu mengubah keadaan dunia. Dia adalah Chip atau Processor, dengan aktor utamanya adalah Gordon Moore, pendiri Intel pertama. Beliau terkenal dengan Hukumnya, yaitu Hukum Moore. 
Berikut ini adalah penjelasan mengenai hukum moore tersebut.


Sebelum kita mengetahui lebih lanjut tentang hukum Moore, ada baiknya kita mengetahui sedikit tentang profile daripada pembuat hukum itu sendiri. 

Lahir di San Francisco, California, Amerika Serikat dan dibesarkan di Pescadero. 
Beliau dikenal sebagai anak yang cerdas dan kreatif. Ia mendapatkan gelar B.S untuk Kimia dari University of California, Berkeley pada 1950 dan pada tahun 1954, ia mendapatkan gelar PhD untuk bidang kimia dan minor untuk Fisika dari California Institute Of Technology (Caltech)

Dalam perjalanan hidupnya, Gordon, sempat dicap sebagai pengkhianat dan tergabung kedalam "delapan pengkhianat", ketika Sherman Fairchild setuju untuk mendukung mereka dalam pembentukkan perusahaan lain yang bernama Fairchild Semiconductor. Kejadian itu berlangsung, saat Gordon memutuskan untuk keluar dari pekerjaannya di Divisi Shockley Semiconductor Laboratory dari Beckam Instruments.

Pada tahun 1968, Moore membentuk Intel Corporation, bersama dengan Bob Noyce dan menjabat sebagai Executive Vice President sampai pada tahun 1975. Ia mendapat gelar sebagai Chairman Emeritus of Intel Corporation pada tahun 1977.

Lanjut pada inti permasalahannya. Saat menukangi perusahan prosessor terkenal, yakni Intel, beliau menyampaikan tentang Hukum yang ia telaah sendiri, yaitu Hukum Moore, Hukum yang sangat cocok dengan perkembangan teknologi komputer dari masa-masa. Anda dapat membaca artikel kami yang sebelumnya, "Sejarah Perkembangan Komputer Generasi 1-5- Beserta Ciri-cirinya".Untuk dapat memahami lebih lanjut mengapa penemuan Moore ini sangat berpengaruh dalam perkembangan komputer.


Berikut ini adalah beberapa dari isi hukum tersebut; 
  1. Jumlah Transistor pada chip akan berlipat ganda setiap tahunnya
  2. Perkembangan sejak tahun 70-an akan mengalami sedikit keterlambatan
  3. Biaya chip yang hampir tidak berubah
  4. Ketebalan keemasan yang semakin tinggi, meningkatkan kinerja lebih baik dengan jalur listrik yang lebih pendek
  5. Fleksibilitas karena ukurannya yang kecil
  6. Mengurangi biaya daya pendingin dan interkoneksi yang mengedepankan kehandalan
Perkembangan teknologi menurut Moore, bahwa setiap tahun jumlah transistor akan berlipat ganda setiap tahunnya. 
Berdasarkan hukum tersebut, dapat diklarifisasikan, bahwa mini computer pertama kali adalah DEC PDP -8.
 
Lalu bagaimana Hukum Moore bekerja saat ini ? 
 
Seperti yang Lautan singgung sebelumnya, anda dapat membaca artikel sebelumnya, yang mengisahkan, perubahan komputer generasi pertama dengan kebutuhan khusus, ruang yang besar menjadi PC seperti sekarang ini. Pada saat itu, prosessor pertama kali didunia dan sekaligus menjadi viral adalah Intel 4004. Perkembangan transitor, chip sendiri sudah dimulai pada generasi kedua komputer  
 
Seperti yang kita ketahui, bahwa tak ada yang abadi, begitu juga dengan Hukum ini. Memang tak bisa dipungkiri, Hukum Moore ini banyak digunakan sebagai acuan oleh usaha Industri semiconductor untuk menyusun target riset dan pengembangan teknologi. 
Beberapa tahun lalu, ahli fisika Michio Kaku menyebutkan bahwa akan ada suatu titik dimana materi silikon yang dipakai membuat transistor atau bahan apapun, penggantinya tidak akan bisa dikecilkan lagi.
 
Gordon sendiri mengaku terbuka dan siap menerima runtuhnya Hukum ini. Ia mengatakan;
Saya Pikir hukum Moore akan hilang dalam beberapa dekade berikutnya, tahun 2015
Menarik untuk ditunggu bersama, kemana industri akan beralih untuk peningkatan kinerja chip ? Apakah Parallel Computing, Quantum Computing, atau DNA Computer. ??

Post a Comment

0 Comments