Subscribe
for our all latest news and updates



Home » » Who Is The Best ? Gen X, Gen Y, Or Gen Z ?

Who Is The Best ? Gen X, Gen Y, Or Gen Z ?


Hallo Sobat Lautan, kembali hadir dengan artikel terbaru dari kami ya. Kali ini kita akan membahas tentang siapa yang terbaik, antara Gen X, Gen Y, atau Gen Z, ya yang pastinya bukan generasi pemalas, wkwkwk :v

Pada Juli tahun lalu, 2017, Bapak Presiden Indonesia, Ir.Joko Widodo memberikan kuliah umumnya pada salah satu Universitas Swasta milik Muhammadiyah, Universitas Ahmad Dahlan. Pada pertemuan saat itu, Presiden menyampaikan tentang Gen Z. 
Gen Z dikatakan untuk mengubah arah perpolitikkan dan lanskap ekonomi indonesia. 

Kuliah umum tersebut menjadi inspirasi dalam tulisan Andina Dwifatma, Lecture at School of Communication, Atma Jaya Catholic University of Indonesia. Beliau menjelaskan ada 2  poin mengapa Gen Z, mampu mengubah arah perpolitikkan indonesia. Beliau menjelaskan tentang "Digital Native" dan "Meraih Gen Z".

Sebelum kita membahas, lebih jauh tentang Gen Z, ada baiknya kita mengetahui pada jenjang apa seseorang itu dapat dikatakan sebagai generasi X atau generasi Y. Generasi X adalah mereka-mereka yang lahir pada rentang tahun 1960-1980, sedangkan generasi Y, lahir pada rentang tahun 1980-1990an. Lalu apa itu Gen Z ? Tentunya generasi yang lahir sesudah generasi Y, dan mengalami dampak paling signifikan dari perkembangan teknologi.

Mungkin anda akan mendapatkan penggambaran lebih jelas mengenai perbedaan antara generasi X, generasi Y, generasi Z dari gambar dibawah ini.


Dari sini, kita dapat mengetahui, bahwa terdapat generasi sebelum generasi X muncul, terdapat generasi yang dinamakan dengan Baby Boomers. Generasi-generasi yang mengalami era perang. Kembali pada penelitian yang dilakukan oleh Andina Dwi, tentang Digital Native.

Digital Native

Dari pemaparan Andini Dwi, Generasi Z, merupakan generasi yang begitu melek dalam hal internet. Mereka bukan lagi generasi yang membutuhkan pelajaran tambahan untuk memahami cara penggunaan internet. Namun apakah Generasi Z, sekarang ini mampu menerapkan literasi media digital yang baik? Terutama untuk menanggapi berita hoaks. Jujur saja, Dwi memaparkan, bahwa pengguna ponsel canggih saat ini enteng saja untuk meneruskan berbagai kabar lewat sarana berkirim pesan, seperti halnya WhatsApp. 
Data yang diperoleh dari riset Masyarakat Telematika Indonesia (Mastel), menyebutkan bahwa penyebaran hoaks nasional, tahun 2017 mencapai angka 68,2%, dan itu lewat aplikasi chatting

Apa sering dilakukan sering seseorang lakukan ketika mendapatkan sebuah informasi? Rata-rata adalah buru-buru untuk menyebarkannya ke "Grup Sebelah". 
Alasannya bisa beragam dan bahkan sederhana, mulai ingin jadi orang yang pertama kali menyampaikan, sampai ingin mengecek kebenarannya. Yang jelas, untuk mengecek suatu kebenaran informasi, menanyakannya pada orang-orang yang berilmu tentu jadi pilihan yang diutamakan, ketimbang bertanya didalam grup, yang mereka pun, kurang lebih seperti kita. 

Dwi, juga memaparkan kebanyakan generasi Z sekarang, menjadikan aplikasi kuratorial berita seperti Line Today, sebagai sumber informasi mereka, sering muncul lewat Timeline masing-masing. Ya, setelah demikian, akan ada pengarahan pembentukkan pola pikir untuk peduli isu-isu publik yang penting, yang apabila tidak dibaca ulang dan dicari kebenarannya, akan jadi boomerang

Raih Generasi Z yang Sebenarnya 


Daripada gambar diatas, terdapat poin negatif dan juga poin positif. Memang, kemajuan teknologi tidak dapat dihindarkan, dan memang seharusnya, kita manfaatkan. Namun ada beberapa hal yang memang kita harus datang langsung, seperti menuju majelis ilmu yang benar sumbernya, ketimbang mengutamakan pencarian informasi melalui internet. 
Poin kedua, juga dapat dikatakan poin negatif. Ketergantungan terhadap teknologi, secara perlahan akan mematikan kreativitas dan inovasi, dan akan terbentuknya rasa malas. 

Bebas mengemukakan pendapat? Ya, memang demikian seharusnya. Namun ingatlah, kemukakan pendapat sesuai dengan data dan fakta yang ada, dengan attitude yang baik pula, bukan asal "ngarang (nambah cerita fiksi)" dari sedikit fakta yang diketahui. 


Perhatikan gambar diatas. Generasi Z, cenderung menghabiskan waktunya untuk berada didepan Smartphone. Anda bisa lihat, kenyataannya sekarang. Sesuatu yang tidak dapat dihindarkan.
Lalu bagaimana membentuk Generasi Z, yang kaya akan literasi informasi atau literasi media digital ? 
Pastinya mempunyai pedoman hidup yang benar, adalah hal yang utama. Lalu apakah dengan mempunyai pedoman hidup yang benar saja cukup ? Tidak. Tentunya dengan menerapkan rasa syukur (menerapkannya) pada pedoman hidup tersebut. Setelahnya, mampu memanfaatkan media seperti layaknya internet, untuk belajar, bukan sekedar media unjuk diri ataupun media hiburan saja

Sebagai penutup, Lautan, akan memberikan beberapa pertanyaan.
  1. Apakah anda termasuk generasi Z yang jarang menggunakan search engine, seperti Google, kecuali untuk keperluan tertentu?
  2. Apakah anda termasuk generasi Z yang gampang percaya terhadap suatu informasi dalam internet?
  3. Apakah anda termasuk generasi Z yang membaca ulang, dan meneliti kembali informasi yang didapatkan?
  4. Apakah anda termasuk generasi Z yang menggunakan smartphone hanya sebatas untuk MedSos saja?
  5. Jika iya, pernah kah anda gunakan MedSos anda itu untuk kegiatan yang produktif, atau hanya hiburan saja ?
Menurut apa yang Lautan telaah, generasi X dan Y, bahkan Baby Boomers sekalipun, jauh lebih baik ketimbang kita, sebagai generasi Z. 
Karena apa? Mereka membuat sesuatu yang belum ada, sesuatu yang mereka dan orang banyak inginkan, yang tentu saja, itu bermanfaat. Apakah mereka berhenti sampai disitu ? Tidak,
Sebut saja Kang Onno yang terus sibuk dengan jadwal dosennya di ITB dan proyek BTS, Bapak BJ. Habibie terus dikenang jasanya dalam bidang pesawat, Professor Yohaness Surya dengan terus mengembang metode-metode belajarnya dalam Fisika Itu Asyik dan Matematika Gasing, dan lain-lain. 
Ya, meskipun mereka belum dibekali dengan media sosial yang canggih saat itu, seperti WA, Instagram, Facebook, tapi dalam diri generasi sebelumnya, telah tercipta jiwa sosial sesungguhnya, merekalah media sosial yang sesungguhnya. Generasi Z ???

Salah satu cara untuk membentuk Gen Z yang terbaik adalah dengan membaca buku. 
Semoga Kita Menjadi Generasi Z yang lebih baik. Dan semoga ini memotivasi.

Thanks for reading & sharing LAUTAN-IT

Previous
« Prev Post

0 Comments:

Post a Comment

Ngiklan? Sini Aja

Ngiklan? Sini Aja
Hubungi Kontak Kami