Subscribe
for our all latest news and updates



Home » » Apa Itu Harddisk, Fungsi, Jenis, Bagian, Dan Cara Kerja Lengkap Dengan Gambar

Apa Itu Harddisk, Fungsi, Jenis, Bagian, Dan Cara Kerja Lengkap Dengan Gambar


Halo Sobat Lautan, semoga sehat selalu ya.
Kali ini, kita akan membahas lengkap tentang harddisk. Berawal dari percakapan ringan antara Lautan dengan seorang teman digrup WhatsApp, menanyakan tentang spesifikasi harddisk yang cocok untuk game. 
Dia menanyakan harddisk dengan kondisi head dan platter yang masih fresh dan tahan terhadap segala kondisi. 
Nah, beranjak dari persoalan tersebut, mungkin masih banyak diantara kita yang belum komponen dari harddisk, apa itu head dan apa itu platter dalam harddisk ?

Berikut ini adalah ulasan lengkap tentang harddisk, so disimak baik-baiknya.

Pengertian 

Harddisk merupakan media penyimpanan data pada komputer yang terdiri dari kumpulan piringan magnetis, bersifat keras dan berputar. 
Piringan magnetis itulah yang disebut dengan platter. Platter itu diposisiskan tepat dibagian tengah harddisk, dengan adanya lobang, dibagian tengah, disusun rapi pada suatu spindle. Untuk dapat membaca data pada platter tersebut, diperlukan head. 

Head, alat elektromagnetik yang terpasang pada slider motor yang terhubung pada spindle, digunakan untuk menyimpan sekaligus membaca data. 
Ukuran data yang mampu disimpan kedalam harddisk sendiri, dinyatakan dalam satuan byte, contoh angka 160GB ( jadi bacanya 160 juta Milyar Giga Byte). 
Satuan perpecatan yang dimiliki oleh harddisk, dinyatakan satuan tertentu, yakni RPM atau  (Rotation Per Minutes). Semakin cepat nilai RPM yang dimiliki oleh harddisk, maka semakin bagus kualitas penyimpanan yang dimiliki

Selain itu data pada memori harddisk bersifat non-volatile memory, yang berarti data masih aman, walaupun tidak mendapatkan sumber daya listrik. 
Untuk sejarah harddisk, diperkenalkan pertama kali oleh IBM, tahun 1956, dan kemudian menjadi standar penyimpanan umum untuk penggunaan komputer pada tahun 1960-an. Sekarang harddisk telah berkembang pesat dan menjadi komodoti beberapa perusahaan besar teknologi. 
Kita dapat menjumpai merk-merk ternama seperti Samsung, Western, Seagate, Toshiba, Quantum. Namun, peredaran dari harddisk bisa saja akan punah seiring berkembanganya perangkat penyimpanan yang lain yakni SSD atau Solid-state drives.

Fungsi 

Berbicara tentang fungsi, sebenarnya kita telah menemukan jawabannya disub pengertian. Yaitu, berfungsi untuk menyimpan data. Data yang disimpan pun tidak hanya untuk 1 jenis, namun semua jenis data. 
Lebih detail, harddisk memiliki berbagai macam ruangan seperti direktori, subdirektori, folder, subfolder), dan data-data akan diletakkan sesuai dengan kelompoknya. 
Ruang kecil dalam harddisk tersebut, bekerja dalam logika yang saling tergantung, artinya satu ruang terkadang diperlukan untuk menggerakkan data informasi diruang yang lain.

Jenis-Jenis

Secara garis besar, harddisk dibagi kedalam 2 kelompok besar, yakni SATA dan ATA.
Perbedaan yang mencolok diantara keduanya adalah pada kabel yang digunakan.
Sebenarnya kita telah membahas tentang perbedaan daripada kabel SATA dan ATA, di artikel sebelumnya di Perbedaan Kabel SATA dan Kabel ATA-Lengkap Terperinci

Namun, tidak ada salahnya kita kembali mengulasnya. 



SATA merupakan kepanjangan daripada kependekkan dari Serial Advanced Technology Attachment dan dikembangkan oleh SATA-IO. 
SATA dapat mentransfer data secara berurutan ataupun serial, serta SATA mampu secara mandiri menyusun disk-disk yang ada padanya, tersambung pada motherboard tanpa adanya sistem master ataupun slave. Nama lain dari SATA adalah Serial-ATA, dan dapat dikatakan pula bahwa SATA merupakan bentuk pengembangan daripada ATA, Advanced Technology Attachment.



ATA, seperti yang sudah kita ketahui sebelumnya, ATA adalah kependekkan dari Advanced Technology Attachment, sebuah base interface, yang dapat memungkinkan anda untuk menghubungkan atau mentransfer data dari perangkat penyimpanan ke komputer PC.
ATA dikelola oleh komite yang bernama X3/INCITS T13. Seperti halnya SATA, ATA juga memiliki nama lain, seperti IDE dan ATAPI. Mengenai fungsi daripada kabel ATA, kurang lebih sama daripada kabel SATA. Berikut ini adalah kelebihan dan kekurangan dari kabel ATA

Anda bisa membaca selengkapnya mengenai kekurangan dan kelebihan masing-masing kabel, tepat pada link artikel yang tadi dituliskan.
Sebagai tambahan, terdapat juga Disk SCSI dan Disk RAID. 


Disk SCSI adalah disk yang memiliki interface dengan koneksi ke bus SCSI standar. 
Akses yang dapat dilakukan bersamaan ke banyak disk drive serta drive interface yang dimiliki mampu secara aktif dihubungkan ke bus SCSI, hanya pada saat drive tersebut siap untuk melakukan transfer data, menjadikannya bemanfaat terutama untuk aplikasi yang terdapat request besar untuk file kecil. Contohnya saja file server


Disk Raid, harddisk dengan performa yang luar biasa dan menyediakan penyimpanan yang besar handal. Disk ini, sering diimplementasikan pada sistem komputer yang kompleks,

Bagian-Bagian

a. platter


Komponen utama pada harddisk yang dapat dipakai sebagai tempat penyimpanan data.
Berbentuk piringan dan bulat, menyerupai cakram padat, dengan pola-pola magnetis pada sisi-sisi permukaannya. 
Dibuat dari jutaan magnet-magnet kecil yang disebut dengan magnetic domain. Domain ini berisikan angka-angka biner, yang terdiri hanya atas 2 bagian, yakni 0 dan 1. 
Dan didalam piringan tersebut terdapat beberapa track dan beberapa sector. 
Track dan Sector tersebutlah yang dapat berfungsi untuk menyimpan data serta file system. Jumlah piringan, pada masing-masing harddisk pun berbeda, tergantung produsen yang memproduksinya.Ukuran dari platter adalah hal utama yang dapat menentukkan ukuran harddisk secara keseluruhan, juga sering disebut dengan form factor. 
Hal yang paling ditakutkan, dari masalah seputar platter, adalah bad sector. Suatu kondisi dimana sector mengalami kerusakkan sehingga proses baca tulis data terganggu dan tidak optimal.

b. Spindle


Spindle. Poros untuk peletakkan platter, atau lebih mudah dipahami oleh kita, wadah untuk tempat piring harddisk. 
Didalam wadah ini, terdapat penggerak yang berfungsi untuk memutar piringan, dan biasa disebut dengan spindle motor. 
Jaman dahulu, harddisk menggunakan ball bearing, karena ball bearing tidak dapat atau kurang  menahan gaya friksi dan tingkat kebisingan, maka digantilah dengan fluid bearing. 
Fluid bearing inilah yang menjadi konsep dari spindle motor

c. Head


Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, head bagian yang berfungsi untuk membaca data pada piringan. Satu buah harrdisk memiliki 2 buah head
Satu berada diatas permukaan dan satu berada dibawah permukaan. Head menempel pada sebuah slider, dan slider tersebut melekat pada actuator arms. 

d. Logic Board



Papan logis (bila diartikan inggrisnya), adalah papan yang terdapat didalamnya BIOS Harddisk, sehingga harddisk dapat mudah dikenali ketika proses I/O dengan motherboard. Selain itu, papan ini juga berfungsi sebagai power supply dan data dari Head Harddisk ke Motherboard, kemudian di kontrol prosessor

e. Actual Axis


Poros yang menjadi pegangan atau tangan agar Head dapat melakukan tugasnya dengan baik. Bisa dibilang, Actual Axis adalah penyangga dari Head. 

f. Ribbon Cable


Sebagai penghubung antara Head dengan Logic Board, yang dimana setiap dokumen/data yang di baca oleh Head akan di kirimkan ke Logic Board untuk selanjutnya di kirim ke Motherboard supaya Processor dapat memproses data tersebut sesuai dengan masukan atau  input yang di terima. 
Sekarang ini hardisk pada umumnya sudah menggunakan sistem SATA sehingga tidak memerlukan lagi kabel Pita (kabel IDE) Jika pada komputer kita dipasang 2 (dua) buah hardisk, maka dengan mensetting Jumper kita dapat menentukan mana harddisk Primer dan mana yang sekunder yang biasanya disebut dengan Master dan Slave.

g. Setting Jumper

Komponen harddisk yang dapat dipakai untuk menentukan kedudukan harddisk pada BIOS motherboard komputer

h. IDE Connector


Kabel penghubung antara hardisk dengan motherboard berbasis IDE

I. SATA Connecor


Kabel penghubung antara hardisk dengan motherboard berbasis SATA

J. ATA Connector

Kabel penghubung antara hardisk dengan motherboard berbasis ATA

h. Power Connector


Sumber arus dari power supply. Terdiri atas 2 bagian, teganagan 12 Volt untuk penggerak mekanik piringan dan head dan tegangan 5 volt, untuk supply daya pada Logic Board

Cara Kerja

Ingat dengan bagian pertama dari Harddisk. Ya, benar, platter. Platter memiliki gaya magnet yang dapat digunakan untuk penyimpanan komputer, sehingga data dapat disimpan meskipun tidak mendapatkan sumber daya listrik. 
Ketika anda, menyimpan data pada harddisk, data tersebut langsung ditulis rapi mengikuti pola platter. Bit-bit data tersusun secara konsentris dan melingkar dan disebut dengan track. 
Dan setiap track dipecah menjadi area yang lebih kecil yang disebut dengan sector
Untuk dapat memetakan data tersebut agar tersusun rapi, harddisk memiliki petanya tersendiri. Pada sistem windows, peta ini disebut dengan File Allocation Table atau FAT

Artinya, ketika data hendak simpan, sistem akan melihat terlebih dahulu sektor mana yang kosong melalui FAT. 
Sistem kemudian akan menginstruksikan read/write head untuk berpindah melintasi platter, menemukan lokasi yang tepat, dan terakhir menyimpan data disana.

Sekian artikel ini ditulis.. Semoga bermanfaat ;). Apalagi untuk tugas :v.

Thanks for reading & sharing LAUTAN-IT

Previous
« Prev Post

0 Comments:

Post a Comment

ISA Hacktiv8

ISA Hacktiv8
Selengkapnya Disini