Alasan Mengapa Jadi Programmer Di Indonesia Itu Untung.


Halo Sobat Lautan, semoga sehat selalu ya. 
Kali ini, Lautan akan membahas tentang 7 Alasan Mengapa Jadi Programmer Di Indonesia itu Untung. 
Langsung saja ya. tanpa basa-basi yang panjang :v

1. Peluang Kerja Yang Melimpah

Setiap bahasa pemrograman memiliki kesulitan atau kerumitannya masing-masing. Seperti halnya bahasa pemrograman website (Front-End Developer), lebih menitik beratkan pemahaman terhadap struktur DOM (Document Object Model). 
Bahasa yang digunakanpun "hanya" tiga bagian saja, yakni HTML, CSS, JavaScript. Dan ujung daripada penguasaan yang cakap dari 3 bahasa ini, adalah menjadi Web Designer. 
Anda juga dapat memanipulasi pekerjaan dengan cepat menggunakan framework CSS, layaknya Bootstrap ataupun Framework JavaScript seperti Angular Js.
Dan satu hal yang harus anda ketahui, bahwa masih banyak perusahaan yang mencari tenaga kerja sebagai Web Designer. 
Ditambah penguasaan terhadap PHP, bukan tidak mungkin, anda akan merangkap sebagai Database Administrator


Bila menyangkut bahasa pemrorgaman berbasis objek, atau disebut OOP (Object Oriented Programming), layaknya Java, kita dapat membuat manipulasi program pada Android. 
Tak bisa dipungkiri, pemain besar seperti perusahaan-perusahaan yang bergerak dibidang pelayanan e-commerce sedang membutuhkan tenaga kerja, ahli Android Developer, untuk pengembangan bisnis

Hmm..mungkin diantara anda, ada yang berpikir, gaji programmer itu sekitar 2 juta perbulan
Buang jauh-jauh mindset anda itu, karena sejatinya itu tidaklah benar 100%. 
Contoh dibawah ini : 

Jobs.id, masih di buka sampai 17 Agustus 2018. Lihat Disini Selengkapnya
Id.indeed.com, Lowongan Pekerjaan Masih Buka Tuh. Selengkapnya Lihat Disini
Ya, selain ikut kerja di Perusahaan, bukan tidak mungkin anda bisa menjadi Programmer Freelance dan membuat perusahaan anda sendiri. Yo'i.

2. Persaingan Yang Tidak Begitu Ketat

Bukan menjadi rahasia umum lagi, Indonesia kekurangan SDM ahli di bidang teknologi. Berdasarkan data yang dikeluarkan oleh Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara, kebutuhan SDM TI belum terpenuhi hampir disemua lini kategori. 

Kenyataannya, Indonesia berada dinomor 8, dalam list kualitas pendidikan bidang TIK, dari penjelasan sang Mentri.
Kita ini kekurangan pasokan SDM, engineer. Lihat yang besar seperti GoJek dan Tokopedia, mereka harus lari kemana, " kata Rudiantara, sumber CNN ina.
GoJek bahkan sampai harus mendirikan pusat litbang di Bengaluru, India. Semacam, impor warga India. Penjelasan ini sendiri didasari dari peta okupasi nasional dibidang TIK. 
Melihat realita yang ada, anda bisa manfaatin sebaik mungkin waktu anda, untuk belajar program, karena logika konyolnya. 

Perusahaan Yang Dibuat Serta DiPimpin Oleh Orang Indonesia, Pasti Lebih Mengutamakan Orang Indonesia
Ya, padahal indonesia banyak orang pintar lo. 

Iya, Pintar Ngomong Tanpa Ilmu :), atau paling gak ngedukun :v

3. Tidak Perlu Tamat Dari Perguruan Tinggi Terkenal


Biaya pendidikan di Indonesia terbilang masih mahal.Dari data yang didapatkan dari studi HSBC dengan tajuk utama "The Value of Education, Higher and Higher" rerata orang tua di Indonesia harus menyediakan dana sekitar Rp. 239 juta, untuk biaya pendidikan seorang anak dari tingkat SD sampai mendapatkan gelar sarjana. 
Lucu jua, pastinya mereka telah mengadakan survey, terhadap harga penyewaan kost-kost di Indonesia. 

Secara global, sumber utama biaya pendidikan yang saat ini bersumber dari orang tua sendiri mencapai 87 persen. Dan 85 persen diantaranya berkomitmen menyediakan biaya pendidikan anaknya hingga perguruan tinggi

( makanya belajar le, main mulu, -_- ).

Tetapi tenang, anda tidak harus sampai menerima gelar S1, untuk dapat bekerja menjadi seorang programmer diperusahaan besar. 
Jika anda lulusan SMK, apalagi jurusan Rekayasa Perangkat Lunak, anda bisa manfaatin ilmu-ilmu yang dulu anda kuasai.

Info Lebih Lanjut Ada DiSini
Sebagai penutup, silahkan hayati gambar dibawah ini.


Post a Comment

2 Comments

  1. Menurutku jadi programmer di zaman sekarang untung banget, asal bisa cari market dan belajar manajemen.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Benar sekali. Kalau ilmu manajemen sudah dikuasai. bakal enak untuk dapat kerja cepat

      Delete