Android Pie Dan Serba Serbi Kunikannya


Halo Sobat Lautan, semoga sehat selalu ya. 
Seperti yang anda ketahui, Android kerap kali menggunakan nama makanan sebagai nama sistem mereka. Mulai dari CupCake, Donuts, Froyo, Gingerbread, Honeycomb, Icecream Sandwich, JellyBeans, KitKat, Lollipops, sampai Oreo. 

Nah, pada tanggal 4 Maret 2018, Android akan mengeluarkan sistem terbaru dengan inisial huruf P. Bukan Pecel atau pun Picang Goyeng, tapi Pie. 
Pabrikan yang ikut ambil bagian dalam program, adalah Sony, Xiaomi, HMD Global (Nokia), Oppo, Vido, OnePlus, dan Essential.
Ada banyak yang anda bisa ketahui daripada produk Android terbaru ini. Yops, kita tau..

1. Sebab Pemilihan Nama Pie

Seperti yang telah kita ketahui, nama sistem terbaru dari Android ini adalah Pie. 
Mengapa bukan Pecel atau Picang Goyeng ?, 
Selain tentu saja, makanan tersebut kurang familiar, apalagi untuk orang-orang yang berada di Google, Pie memiliki kesederhanaan tersendiri
Android Pie adalah tentang kecerdasaan buatan dari User Interface (UI) yang lebih sederhana dan intuitif, kami pikir itu sesuai dengan karakteristik pie yang sederhana dan tidak repot membuatnya, kata Andre Popescu, Engineering Director Google, didapat dari Liputan6.com
2. Smartphone Yang Bergabung Dalam Proyek

Dari informasi yang didapatkan Lautan, juga dari situs yang sama. 
Android diproyeksikan untuk beberapa smartphone buatan Google sendiri, seperti Pixel, Pixel XL, Pixel 2, Pixel 2 XL, Pixel 3, dan Pixel 3 XL. 
Google juga akan mencobanya pada smartphone, seperti Essential Phone, besutannya Andy Rubin. Ada juga, OnePlus 6, Sony Xperia XZ2, Nokia 7 Plus, Oppo R15 Pro, Vivo X21, Vivo X21UD,dan Xiaomi Mi MIX 2s

3. Pengontrol Anti Kecanduan

Android P, menyediakan fitur anti kecanduan. 
Pengguna dapat mengatur sendiri acces time dari sebuah aplikasi. Jadi anda tak perlu takut lagi, akan waktu anda yang mungkin terbuang hanya gara-gara keseringan buka MedSos seperti IG

4. Adanya Call Log

Aplikasi pihak ketiga, untuk meminta izin daripada pengguna secara eksplisit, ketika ingin mengakses log telepon. Selain itu, juga ada pelarangan akses dari mikrofon dan kamera yang sedang tidak digunakan

5. Adaptive Battery

Dengan menggunakan AI, Android P, akan melacak pola penggunaan aplikasi, termasuk didalamnya adalah waktu pemakaiannya. 
Jadi bisa ditebak, aplikasi yang waktu pemakaiannya sangat lama akan mendapatkan prioritas yang utama pula

6. Navigasi Gaya Baru

Android P, mencoba menghadirkan gaya baru dalam desain UI mereka. 
Tidak lagi dengan tiga tombol navigasi default. Cukup dengan menggeser jari ke kanan, untuk fungsi "back", ke kiri untuk berganti aplikasi yang terbuka, ke atas untuk "recent apps" dan kekiri untuk berganti aplikasi yang dibuka. 

7. Editing Screenshot

Masih sama, seperti biasanya dalam proses SS. Bukan Serba Sambel, tapi Screenshoot, menahan tombol power dan volume down secara bersamaan. Segera, setelah hasil SS tersebut muncul, akan ada pilihan Edit di preview screenshot. 
Sama halnya seperti aplikasi Screenshot touch, bila anda pernah menggunakannya.

8. Pembaruan Notifikasi

Pembaruan notifikasi dari Android P, disertai dengan fitur Smart Reply yang memungkinkan pengguna untuk membalas pesan langsung dari notifikasi, tanpa harus masuk kedalam aplikasi tersebut

9. Android P Punya Poni

Android P, telah menyediakan fasilitas simulasi notch (poni) untuk developer, agar bisa melihat seperti apa tampilan aplikasi di smartphone berponi. Caranya adalah dengan mengaktifkan Developer Mode, lalu aktifkan opsi "Simulate a display with a cutout" tepat pada bagian Drawing. Mungkin anda bingung ya, dengan istillah poni. Poni adalah tempat kamera depan dan earpiece.

Post a Comment

1 Comments