Belajar Dasar-Dasar Pemrograman PHP : Operator-Operator PHP


Halo Sobat Lautan, semoga sehat selalu ya. 
Buat anda yang rindu, materi tentang bahasa pemrograman yang diciptakan oleh Rasmus Lerdorf. Kebetulan, Lautan akan kembali membahas. So bergembiralah ;D. 
Seperti yang ada pada gambar diatas, sebagai tampilan awal, dari artikel ini, 
"Jika Anda Sedih, Maka Itu Salah, Jadilah Keren". 
Luar biasa, seluar-biasa artikel Lautan kali ini :v,.wkwkwk

Jenis-Jenis Operator

Ketahuilah, sobat Lautan, didalam bahasa PHP ini, ada 3 jenis golongan operator, yakni operator unary, binary, dan ternary. 
Timbul, sebuah pertanyaan ? Apa perbedaan diantara ketiganya ?. Mari kita bahas dengan seksama. 
  1. Operator Unary, adalah operator yang hanya memiliki 1 operand, jika tidak bernilai minus, maka pasti bernilai plus. Maksud dari tanda minus, menandakan bahwa angka akan menjadi negatif, sedangkan tanda plus, digunakan untuk menegaskan nilai positif. Contoh : -5, -4, 1, 2
  2. Operator Binary, adalah operator yang memiliki 2 operand. Operator jenis inilah yang paling banyak digunakan. Seperti 5*3, 6/3, 4/2. 
  3. Operator Ternary, adalah operator yang memiliki 3 operand, namun untuk PHP, hanya dikenal 1 operator ternary saja, tak lain dan tak bukan, operator kondisi
Sebenarnya, pembahasan ini, tidak lah jaug beda dengan posting didalam kategori C++, sebelumnya. LIHAT. 
Hanya saja, disini, akan dibahas setidaknya 10 operator yang ada. Berikut adalah listnya :
  1. Aritmatika
  2. Increment dan Decrement
  3. Perbandingan
  4. Logika
  5. String 
  6. Bitwise
  7. Assigment
  8. Error Control 
  9. Array
  10. Type
Operator aritmatika, adalah operator yang paling sering dijumpai dikehidupan kita. 
Untuk bahasa PHP, setidak mengenal  8 operator, yakni : 
  1. Postif dengan tanda +. Contoh +$a
  2. Negatif dengan tanda - . Contoh -$a
  3. Penjumlaan dengan tanda +. Contoh $a + $b
  4. Pengurangan dengan tanda  _. Contoh $a - $b
  5. Perkalian dengan tanda *. Contoh $a * $b
  6. Pembagian dengan tanda / . Contoh $a / $b
  7. Sisa Hasil Bagi dengan tanda %. Contoh $a % $b
  8. Eksponensial dengan tanda **. Contoh $a ** $b
Operator Increment dan Decrement, seperti mempelajari bahasa pemrorgaman C++, didalam PHP, juga terdapat operasi perulangan (looping). 
Operator increment, digunakan untuk menambahkan variabel sebanyak satu angka, sedangkan decrement digunakan untuk mengurangi variabel sebanyak 1 angka.

Contoh increment $a = $a + 1. 
Contoh decrement $a = $a - 1.

Didalam increment dan decrement, terdapat dua jenis, yakni pre dan post. 
Berikut adalah tabel perbedaan diantara keempatnya. 


Contoh didalam skrip :

<?php 
  $a = 5; 
  echo ++$a;
  echo $a;
  echo "<br>";

  $b = 5;
  echo = $b++; 
  echo $b; //6
  echo "<br>";

  $a = 5;
  echo --$a; // 4
  echo $a;
  echo "<br>";
  
  $b = 5;
  echo $b--;
  echo $b;
?>

Operator Perbandingan, digunakan untuk membandingkan 2 operand atau lebih, dan hasil dari perbandingan tersebut, berupa nilai boolean true atau false

Tabel operator perbandingan.


Operator Logika, adalah operator yang digunakan untuk membandingkan 2 kondisi logika, yaitu logika yang benar (true) dan logika yang salah (false). 
Nilai yang harus dibandingkan pun, adalah bertipe boolean. 



Dalam penulisan operator ini, sama sekali tidak memperhatikan besar atau kecilnya huruf. 
Contoh skrip :


<?php
$hasil = (true and false);
var dump($hasil);
echo "<br/>";

$hasil = (true or false);
var_dump($hasil); 
echo "<br/>";

$hasil = (true xor false);
var_dump($hasil);
echo "<br/>";

$hasil = false;
var_dump($hasil);
echo "<br/>";

?>


Operator String, dalam operator jenis ini, hanya mengenal karakater titik. Dan jika operand itu bukan string, akan dikonversi menjadi string secara otomatis. .
Berikut adalah contoh skripnya :


<?php
   $hasil = "Belajar". "PHP";
   echo $hasil;
   echo "<br>";
?>   

Operator Bitwise, adalah operator khusus untuk menangani operasi logika bilang biner. Bilangan biner sendiri, adalah jenis bilangan yang hanya terdiri dari dua jenis angka, 
yakni : 0 dan 1. Operator ini tidak terlalu digunakan, kecuali :



Contoh Skrip :

<?php
   $a = 01010101;
   $b = 01010101;

$hasil = $a & $b;
echo $hasil;
echo "<br />";

Operator Assignment adalah operator untuk memasukkan/menginput sebuah nilai kedalam variabel. PHP memiliki 3 jenis operator assigment, yaitu :
  • Assignment nilai (assignment by value)
  • Assignment referensi (assignment by reference)
  • Assigment array 
Assigment nilai, adalah operator yang digunakan untuk menginput suatu nilai kedalam variabel, yakni dengan tanda sama dengan '=', seperti contoh berikut ini :

<?php
   $a = 99;
   $b = "Belajar PHP";
?>



Assigment referensi. Untuk dapat memahami operator ini, agak sulit. Jadi perhatikan dengan seksama.
Variabel pada dasarnya adalah sebuah 'ruang' didalam memory komputer. 
Ruang ini bisa disi dengan nilai apa saja. Semisal, perintah $a = 99, yang menandakan Lautan mengisikan nilai 99 ke alamat memory yang dialokasikan untuk variabel $a.
Contoh :

<?php 
   $a = 99;
   $b = "Belajar PHP";
   $c =& $b;

echo "$a , $b";
echo " <br />";
echo "$a, $c";
echo "<br />";
echo "$a, $b , $c";

?>

Assigment array, adalah operasi pemberian nilai ke dalam array. Operator yang digunakan untuk tanda panah (=>). dengan contoh :


<?php
   $siswa = array(
   0 => "Wahyu",
   1 => "Wanda", 
   2 => "Rina",
   3 => "Sari", 
   4 => "Panjul",
   );
   echo $siswa[2];
 ?>

Operasi Error Control

Operasi error control, menggunakan tanda '@'. Operator ini digunakan untuk mengabaikan pesan kesalahan pada sebuah perintah. 


<?php
   $a = 13;
   $b = 0;
   $hasil = $a/$b;
   echo "Halaman ini terdapat error";
?>



Post a Comment

0 Comments