Sekolah Impian Para Gamer dan Animator di Indonesia..!!!



Halo Sobat Lautan, semoga sehat selalu ya. 

Kali ini, kita akan membahas tentang artikel dari kategori Artikel Unik IT. Ya, anda benar. !
Sesuai dengan judul " Sekolah Impian Para Gamer dan Animator di Indonesia. "

Apakah ada ? 

Bukankah game, malah justru merusak perkembangan psikomotorik dari pada pengguna game tersebut. Itu memang benar, tapi dengan catatan durasi permainan yang lama. 
Sebelum membahas lebih jauh daripada sekolah impian, mari kita telaah lebih dulu, tentang manfaat game dari segi kesehatan. 

1. Game mampu meningkatkan kinerja otak, baik itu otak kanan atau otak kiri 
2. Menghilangkan rasa jenuh dari aktivitas rutin sehari-hari. 
3. Mendapatkan energi positif 
4. Meningkatkan problem Solving, pemecahan masalah yang dihadapi dari game. 


Sekolah untuk gamer dan animator, sebernarnya, bukanlah hal yang baru. 

Bahkan di Norwegia, telah berdiri sekolah khusus gamers, yakni Garnes Vidare Gaande Skule. Hmm. nama yang cukup unik. 


Game yang semula, selalu di pandang dari sisi negatif, justru tidak selalu demikian. 
Terbukti, dari negara bagian Eropa lainnya. Yakni, Swedia, negara yang sarat akan budaya Viking, juga menerapkan kurikulum yang sama dengan negara sebelumnnya, Norwegia. 


Didalam perkembangan sistem pendidikan dari Swedia, memang menitik beratkan pada pengembangan Skill, ketimbang teori. 


Dari Norwegia, kita bergegas menuju negeri tirai bambu. 
Ya, China, dikutip dari kapanlagi.com, terdapat sebuah sekolah yang mempersiapkan jurusan baru untuk siswanya, agar menjadi gamer professional. Nama sekolah tersebut adalah Lanxiang Technical School, berada di Jinan, China Timur. 

Pada awalnya, banyak keraguan yang disampaikan oleh wali murid. 
Namun, hal itu langsung di tepis oleh kepala sekolah dalam sebuah wawancara dengan South China aMorning Post. 
Awalnya banyak orang tua mengira anaknya hanya akan bermain game, namun nyatanya olahraga online, justru menjadi salah satu penggerak perekonomian China
Bahkan nilai finansial yang di perkiraan menyentuh 905,6 juta USD, pada tahun 2018 ini. Dan hingga sampai saat ini, jurusan olahraga online yang dimulai september 2017, telah mendapatkan 50 murid. 

Para siswa belajar tentang taktik dalam bermain game seperti League of Legends, Overwatch, atau Counter-Strike. Pada tahun kedua, mereka akan melakukan peminatan lebih lanjut. 

Para murid terbaik, akan menjadi professional gamer, sisanya akan diajarkan menjadi event organizer, promotor, ataupun pelatih.  

Seperti tak mau ketinggalan, sebuah Universitas di Finlandia dan Moskow juga telah memiliki jurusan yang sangat unik ini. 
Di Prancis sendiri, telah berdiri e-Sport Academy, di wilayah Nantes

Negara maju, memang sarat akan keunikannya. 
Bayangkan apa yang terjadi bila sekolah Gamers, juga ada di Indonesia. 


Nyatanya, Indonesia juga memilikinya. Yakni SMA 1 PSKD




Mereka (siswa, siswa), belajar beberapa yang sarat akan strategi, yakni Dota2, League Of Legend, Heartstone, dan juga Vainglory

Sekolah ini, telah lama menjadikan esport, sebagai salah satu ekstrakurikuler, pada tahun ajaran 2016/2017. 
Tidak melulu soal perkembangan skill, SMA 1 PSKD, juga menerapkan pelajaran, soal time management, team collaboration, dan aspek etika ataupun professionalisme dalam game 

Menariknya, nama besar, seperti MSI dan SteelSeries, juga ikut "memanaskan" aktivitas siswa-siswa SMA 1 PSKD, dengan menjadi sponsor terhadap sekolah tersebut.
Positifnya, pemerintah kita juga sudah tampak meng"amini" kegiatan unik dari sekolah tersebut. Terbukti, dengan dikukuhkannya IeSPA (Indonesia eSport Association) sebagai organisasi yang memiliki akses kepada Kementrian Pemuda dan Olahraga.


Anda tertarik mendaftar di SMA 1 PSKD ? silahkan kunjungi link berikut ini

Post a Comment

1 Comments

  1. Andai terlahir 20 tahun lebih lambat, mungkin aku skrng dah jadi gamer XD
    orang tua bukannya minta anaknya jadi dokter, tapi jadi gamers aja haha.

    ReplyDelete