Rendahnya Kesadaran Privasi Pengguna Internet Indonesia


Halo Sobat Lautan, semoga sehat selalu ya.
Kali ini kita akan membahas tentang rendahnya kesadaran privasi daripada pengguna internet di Indonesia.

Keamanan adalah elemen penting yang harus ada pada internet. 
Tujuannya jelas, sebuah privasi. Namun, banyak orang yang mengabaikan privasi mereka, dengan sikap terlalu terbuka. Seperti password media sosial, yang diketahui oleh banyak orang. 
Hal ini jelas akan merugikan si pemiik, karena bukan tidak mungkin, rasa kepercayaan itu dibayar dengan sebuah tindakan iseng, dari teman yang iseng ataupun dari orang yang berbuat lebih parah daripada iseng

Dalam dunia komputer, keamanan adalah hal yang penting. Tentunya kita telah mendengar tentang CIA, dalam sekuritas komputer. Anda dapat membaca ulang artikelnya disini
CIA, inilah yang menjadi standar ataupun struktur pondasi yang harus di miliki oleh sebuah sistem komputer.

Tentu, kita masih ingat dengan kejadian bocornya 50 juta data Facebook. Kasus tersebut sangat menghebohkan dunia. APJII ( singkatan dari Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia ), menanggapi bahwa kasus tersebut bisa menjadi momentum evaluasi Facebook sebagai media terbesar di dunia. Apalagi dari data yang didapatkan, pengguna Internet dari tahun ke tahun terus meningkat.

Survey terakhr pada tahun 2017, menunjukkan angka 143,26 juta jiwa sebagai pengguna internet dari total 262 juta jiwa penduduk Indonesia. Berbagai macam kasus terus terjadi, mulai dari pencurian hingga penipuan. 

Ketua Umum APJII, Jamalul Izza mengatakan bahwa kesadaran keamanan privasi dalam berinternet yang tinggi itu barangkali dilatarbelakangi berbagai kasus-kasus yang menjadi viral.

Ia juga menyontohkan, semisal saat melampirkan data diri di media sosial mulai dari alamat rumah sampai nomor telepon. Semua data-data tersebut bisa saja digunakan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab. 

Menteri Komunikasi dan Informasi, Pak Rudiantara menjelaskan, bahwa saat ini jaminan keamanan informasi pribadi pengguna sangat penting. 

Senada dengan pak Menteri, Chairman of Mastel Institute, Nonot Harsono, mengatakan masyarakat saat ini belum memiliki kesadaran yang mengarah pada keamanan data-data pribadi. Banyak yang masih belum sadar bagaimana jika data tersebut disalahgunakan atau di moneterisasi 

Akhir kata, tetaplah fokus saat surfing didunia maya

Post a Comment

0 Comments