Sejarah Seru Di Balik Teknologi Film Hollywood


Halo sobat lautan, semoga sehat selalu ya. 
Kali ini lautan akan membahas teknologi film Hollywood. Udah pada taulah ya, bahwa Hollywood adalah sebuah distrik di Los Angeles, California, Amerika Serikat, yang terkenal dengan industri perfilmannya. Namun, mungkin masih banyak diantara kita yang belum tau sejarah teknologi industri film disana. Dan mungkin, ada yang belum tau, bahwa awal sejarah teknologi film di tanah yang dulunya gersang tersebut, berawal dari sebuah pembajakan. Ya, mari kita ulas lebih dalam lagi.

Baca juga : Sejarah dan perkembangan Microsoft lengkap

Pada awalnya, teknologi film dimasa lalu, hanya di kuasai oleh hak paten yang dimiliki oleh Thomas Alfa Edison. Dengan hak paten tersebut, ia mendirikan perusahaan bernama The Edison Trust. Sebuah perusahaan yang bergerak di bidang industri film. Dengan The Edison Trust ini, Thomas Alfa Edison seperti menjadi "Tuhan" dalam industri. Saat itu, semua film harus "bayar" kepada Thomas Alfa Edison. Hal ini sangat wajar mengingat, Thomas Alfa Edison menciptakan alat untuk merekam video, dan dia juga menciptakan alat untuk menayangkan video tersebut. The Edison Trust juga mengatur sampai detil terkecil seperti harga tiket film. 


Surat atau keterangan jaman dahulu mengenai teknologi Thomas

Bahkan, The Edison Trust, juga mengumumkan sebuah peraturan yang sangat tidak menyenangkan bagi para enterpreneur film. Peraturan tersebut, ialah semua film tidak di izinkan untuk memainkan bintang-bintang besar, untuk main dalam film tersebut. Hal ini dilakukan karena kekhawatiran, bahwa orang-orang tersebut akan meminta gaji mahal, sehingga produksi dan harga tiket ikut menjadi mahal. 

Tidak senang, para enterpreneur mengatur siasat untuk menciptkan film dengan memainkan bintang-bintang besar. Mereka pun pindah ke wilayah ke wilayah baru yang dimana di wilayah tersebut, hak paten dari teknologi Thomas. O iya, daerah yang dikuasai oleh Thomas adalah New Jersey. 
Mereka menggunakan teknologi tersebut. Ya, bisa dibilang mereka melakukan pembajakan yang mulus. Salah satu dari pelaku pembajakan tersebut adalah William Fox, pendiri daripada 20 Century Fox.
 

Sebenarnya, banyak juga para pembajak yang terkenal dari peristiwa ini. Namun, tak bisa di pungkiri, bahwa studio Fox, merupakan studio film yang amat sangat terkenal. Diantara film film yang dipegang oleh Fox adalah X-Men, Deadpool, Fantastic Four, Die Hard, Alien, The Dawn of Planet The Apes, film legendaris Arnold Schwarzenegger, Predator dan lain-lain. Sebuah ironi memang, bahwa industri film terbesar di dunia berawal dari pembajakan. 

Ya, mungkin juga wajar, jika industri film Hollywood kena karma pembajakan film. Selain Fox, adalah juga studio film lainnya, seperti Columbia, Metro-Goldwyn-Mayer, Paramount, Universal, Warner Brothers, Disney, Sony.

Film pertama yang dibuat di Hollywood saat itu bertajuk In Old California. Film ini menandakan kebangkitan industri film Amerika. Pada tahun 1920-an, hampir 800 lebih film di luncurkan, dan Amerika tercatat sebagai negara yang paling produktif dalam hal perfilman. Terkait nama Hollywood sendiri berawal dari kisah penyebutan seorang istri bernama Daeida, dari Harvey Henderson Wilcox. Menyukai nama tersebut, Wilcox yang merupakan pengusaha properti sukses, mengusulkan untuk perubahan nama di Cahuenga menjadi Hollywood. Tanggal 1 Februari 1887, Wilcox menyerahkan dokumen pengusulan nama kota baru, dan akhirnya nama itu di terima.

O iya, bintang-bintang Hollywood yang terkenal saat itu , adalah Clara Bow, Douglas Fairbanks, serta Charles Chaplin.

Post a Comment

0 Comments