Subscribe
for our all latest news and updates



Home » , » Belajar JavaScript Untuk Pemula : Struktur Logika Dan Perulangan

Belajar JavaScript Untuk Pemula : Struktur Logika Dan Perulangan


Halo sobat lautan, semoga sehat selalu ya.
Ada satu hal penting yang harus diketahui, sebelum anda lanjut mempelajari ini. Yakni, anda harus paham tentang konsep tipe data dan operator yang sudah dipelajari. Itu adalah tips yang lautan bagi buat anda. 


Struktur logika perulangan yang kita pelajari saat ini, adalah tentang IF, IF ELSE, dan juga IF ELSE IF. Tidak perlu buru-buru ya, dalam mempelajari sesuatu. Santuy, dan biarkan agar terus mengalir.

Logika IF

Dibuat untuk program percabangan yang bergantung pada kondisi itu terpenuhi atau tidak. Jika terpenuhi, maka program akan dijalankan.

Berikut adalah penulisan logika IF

if (condition) {
statement1;
}

Operasi yang sering diperlukan dalam condition adalah operator perbandingan. Namun pada dasarnya, kode program yang bisa menghasilkan true atau false, bisa untuk condition.

Cobalah praktikkan skrip dibawah ini;

var hari = "minggu";

if (hari == "minggu"){
console.log("Saatnya tidur);
}

Hasilnya, dapat dilihat di console pada browser Firefox. String Saatnya tidur akan muncul. Sorry gak lautan kasih lihat hasilnya, biar belajar sendiri :D.

String saatnya tidur, tidak akan muncul bisa nilai var hari adalah minggu, sedangkan nilai untuk hari di condition adalah senin. Logika IF sering digunakan untuk pengecekkan validasi
Semisal skrip dibawah ini..

var user = "lautan"

if (user === "lautan"){
console.log("Selamat datang Lautan");
}

Kita juga dapat memodifikasi skrip diatas, agar nilai input hanya berupa string. Contoh;

var username "andri"

if (typeof username === "string"){
console.log("Username valid");
}

Logika IF ELSE

Logika IF ELSE, membuat dua percabangan, yakni untuk kondisi true dan kondisi false. Beda banget sama logika IF, kondisi true doang. Berikut adalah format penulisannya;

if (condition) {
statement1
}
else {
statement2
}

Sangat mudah dipahami, karena jika kondisi terpenuhi, maka statement1 dipakai, jika tidak terpenuhi maka statement2 yang dipakai. Contoh skripnya

var heman = "Kelelawar";

if (hewan === "Kecoak"){
console.log("Usus lo buntu...");
else {
console.log("Kena corona lo...");
}.

Coba anda artikan dengan pemahaman anda sendiri, mudahkan ?

Logika IF ELSE IF

Digunakan untuk program percabangan yang lebih rumit. Berikut adalah format penulisan;

if (condition1) {
statement1
}
else if (condition2) {
statement2
}
else {
statement3
}

Jika condition1 terpenuhi, maka statement1 dijalankan, jika tidak, maka cek condition2, dan jika terpenuhi, maka statement2 dijalankan. Jika tidak terpenuhi, maka statement3 yang dijalankan. Perlu diketahui, else if dapat ditulis bahkan sampai 1000 kondisi.

Berikut adalah skripnya

var username = 22.3;

if (typeof username === "string" ) {
console.log("Username string");
}
else if (typeof username === "number"){
console.log("Username angka");
}
else {
console.log("Username bukan string dan angka");
}

Anda pasti bisa mengerti makna skrip diatas. Semoga bermanfaat :)

Thanks for reading & sharing LAUTAN-IT

Previous
« Prev Post

0 Comments:

Post a Comment

Ngiklan? Sini Aja

Ngiklan? Sini Aja
Hubungi Kontak Kami